14 Eks Anggota DPRD Sumut Segera Disidang Kasus Suap

14 Eks Anggota DPRD Sumut Segera Disidang Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini telah melimpahkan barang bukti bersama 14 tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap terkait fungsi dan kewenangan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan periode 2014-2019 ke penuntutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, maka dengan demikian kasus perkara tersebut dapat segera disidangkan dalam waktu dekat.

Yang bersangkutan (14 tersangka) tersebut diketahui merupakan mantan Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Sumut.

“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21), penyidik KPK kemudian melaksanakan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK dalam perkara dugaan korupsi memberi/menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan Anggota DPRD Provinsi Sumut 2009-2014 dan 2014-2019,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/11/2020).

“14 mantan Anggota DPRD Sumut tersebut, yakni Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Nurhasanah, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Ahmad Hosein Hutagalung, Syamsul Hilal, dan Robert Nainggolan,” jelasnya.

Baca Juga:  Ditangkap KPK, Berapa Harta Kekayaan Menteri KKP Edhy Prabowo?

“Selanjutnya tersangka Ramli, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, Irwansyah Damanik dan Mulyani,” terangnya.

Ali menjelaskan, penahanan terhadap 14 orang tersebut selanjutnya menjadi kewenangan JPU KPK selama 20 hari terhitung sejak 18 November 2020 sampai dengan 7 Desember 2020.

“Saat ini, masing-masing tersangka tetap ditahan di Rutan Cabang KPK seperti saat penahanan pertama oleh penyidik KPK,” tambahnya.

Ali menambahkan, selanjutnya dalam waktu 14 hari kerja, JPU KPK selanjutnya akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Medan, Sumut.

“Selama proses penyidikan terhadap 14 orang tersebut telah diperiksa 57 saksi diantaranya mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan beberapa mantan Anggota DPRD Sumut,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, penetapan 14 mantan Anggota DPRD Provinsi Sumut itu sebagai tersangka merupakan tahap yang keempat. KPK juga telah memproses 50 unsur pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2004-2009 dan periode 2014-2019.

Baca Juga:  Bawaslu Solo : Kasus HRS dan Pendaftaran Paslon di KPU itu Yurisdiksi yang Berbeda

Limapuluh orang tersebut kini sedang menjalani pidana masing-masing setelah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor dengan hukuman rata-rata 4 hingga 6 tahun penjara.

Tersangka tersebut diduga menerima hadiah atau janji berupa uang yang diterima secara beragam antara Rp 377.500.000 sampai dengan Rp 777.500.000 dari Gatot Pujo Nugroho, mantan Gubernur Sumut.

Sejumlah orang itu disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

Tags: , ,