15 Orang di Embarkasi Boyolali Dihukum Push Up Karena Tidak Mengenakan Masker

Tidak Pakai Masker, 15 Orang di Hukum Push Up di Boyolali

Beberapa warga ditemukan tidak memakai masker ketika berkegiatan di luar rumah saat pandemi Corona. Mereka pun harus menerima nasib dihukum push up oleh petugas polisi yang sedang meningkatkan operasi disiplin masker.

Seperti dalam video yang tengah viral di Instagram. Sejumlah pria yang tidak mengenakan masker dijatuhi hukuman push up 15 kali dalam video itu. Seorang wanita pun turut membantu menghitung push up mereka di hadapan personil polisi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Embarkasi Haji, desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/07/2020) malam.

Kapolres Ngemplak AKP Arifin Suryani membenarkan kejadian itu terjadi di daerahnya. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, khususnya masker.

Baca Juga:  3 Kecamatan di Karanganyar Jadi Fokus Razia Masker, Mana Saja?

“Semalam kami setrap yang tidak memakai masker supaya masyarakat bisa disiplin,” kata Arifin, Kamis (23/7/2020).

“Yang pakai masker kita hanya imbau untuk tetap jaga jarak, tetapi yang tidak pakai masker dihukum push up 5 sampai 15 kali,” tambahnya.

Arifin mengaku tidak ada yang dongkol ataupun nangis saat dihukum push up.

“Tidak ada, karena yang push up hanya laki-laki sedangkan yang perempuan saya suruh menghitung saja,” aku dia.

“Saya juga menjelaskan tujuannya untuk kalian dan keluarga, saya juga tanya ada yang dongkol tidak, kemarin jawabnya tidak,” imbuhnya.

Dalam operasi disiplin masker, Polsek Ngemplak menemukan setidaknya 15 orang yang tidak mengenakan masker di sekitar Embarkasi Haji.

Baca Juga:  Dianggap Ampuh Obati Pasien Covid-19, PMI Solo Komitmen Sediakan Plasma Penyintas

“Di sekitar itu ada sekitar 15-an orang,” terang Arifin.

Arifin mengimbau supaya masyarakat tetap menerapkan protokoler kesehatan yang dianjurkan.

“Sering cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak dan sebagainya,” ucap dia.

“Sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Tags: , ,