38 Ribu Pelanggaran Tertangkap Kamera Tilang Elektronik di Solo

38 Ribu Pelanggaran Tertangkap Kamera Tilang Elektronik di Solo

Untuk informasi, Satuan Lalu Lintas Polresta Solo telah memasang kamera pengawas untuk sistem tilang elektronik.

Sejak alat itu dipasang tiga bulan lalu, kamera tersebut telah mendeteksi ribuan pelanggaran lalu lintas.

Pada hari Jumat (19/03/2021), Kompol Adhytia Warman selaku Kasatlantas Polresta Solo mengatakan, “Kamera pengawas tilang elektronik ini sudah diaktifkan dan berjalan sejak tiga bulan lalu”.

“Kamera pengawas ini langsung bisa mendeteksi jenis pelanggaran pengemudi, misalkan tidak menggunakan seat belt atau menggunakan ponsel”, katanya lagi.

Sehingga, jika nantinya ada pengemudi mobil melakukan pelanggaran akan terpantau oleh kamera pengawas tersebut dan difoto sebagai bukti untuk konfirmasi.

“Kamera pengawas ini memang dilengkapi dengan flash, tujuannya adalah agar bisa merekam isi mobil karena kadang ada mobil yang menggunakan kaca film hingga lebih dari 50 persen,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tinjau Masjid Sriwedari, Gibran Ungkap Dana CSR Seret Karena Covid-19

“Kamera pengawas ini juga beroperasi selama 24 jam, jadi meskipun pelanggaran dilakukan malam hari tetap bisa terdeteksi oleh kamera,” ucapnya.

Kamera tersebut dipasang di Simpang Kerten, tepatnya di sekitar kawasan Solo Square.

Sejak dipasang, kamera tersebut telah mendeteksi sebanyak 38 ribu pelanggaran lalu lintas.

Berbagai macam bentuk pelanggaran terdeteksi, diantaranya yakni tidak tidak mengenakan sabuk pengaman hingga mengemudi sambil menelepon.

Meski begitu, petugas belum memberikan sanksi atas pelanggaran tersebut.

“Saat ini masih tahap sosialisasi,” jelas Adhytia.

Sistem tilang elektronik tersebut rencananya aka mulai diberlakukan yakni pada hari Selasa pekan depan (23/03/2021) mendatang.

Pihaknya juga berencana untuk menambah enam kamera pengawas di lokasi lain yang dianggap rawan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Gibran Beri Sinyal Lanjutkan Proyek Masjid Sriwedari

Pada tahap awal, tilang elektronik tersebut baru akan diterapkan untuk kendaraan roda empat.

“Jika lancar nanti akan dilakukan juga kepada pengendara sepeda motor”, ungkapnya.

Tags: , ,