Acara Hiburan Dilarang di Karanganyar

Acara Hiburan Dilarang di Karanganyar

Juliyatmono -Bupati Karanganyar- melarang acara hiburan dengan pertimbangan penerapan protokol kesehatan pada kerumunan massa saat menerapkan kenormalan baru (new normal).

Pada Selasa (7/7/2020), orang nomor satu di Karanganyar itu menuturkan, “Ya saya kira kalau musik an sich yang tidak disertai aktivitas kegiatan lain itu yang harus dihindari. Kalau you punya kegiatan misalnya pernikahan dan hiburan sebagai bagian dari pertunjukan yang menyertai, sebagai aksesori, silahkan.”

Ia menambahkan, “Tetapi kalau konteks hiburan dipersiapkan mengundang kerumunan itu yang dihindari. Dan belum kami izinkan. Izin mau gelar dangdutan enggak boleh. Belum boleh”.

Ia juga memperingatkan kepada pelaku usaha acara hiburan malam di kotanya untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan pencegahan Covi-19 dan tidak sembrono.

Baca Juga:  Kemendikbud Sebut 123 Mahasiswa Positif Covid-19 Pasca Demo UU Cipta Kerja

“Jangan sampai orang itu terlena tidak ada satu pun yang mengingatkan seolah-olah enggak ada Covid-19. Itu yang paling penting bagi saya. Saling mengingatkan ini masih dalam pandemi Covid-19. Supaya kesiapan dikompleti”, tambahnya.

Disisi lain, Fredyan Harida Putra -Manager 11 12 Beer Garden- mengklaim bahwa mereka telah membenahi setelah beberapa waktu lalu di tegur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu.

Fredy mengatakan, “Kami sudah mengevaluasi kejadian beberapa waktu lalu. Dimulai dari membatasi pengunjung. Normal 700 orang tetapi kami batasi hanya 300 orang per hari. Kami juga laksanakan protokol kesehatan sejak pengunjung masuk gerbang.”

Selain itu, kegiatan panggung hiburan dangdutan pun dihentikan hingga batas waktu yang tidak bisa di tentukan. Dengan alasan acara tersebut banyak mengundang massa.

Tags: , ,