Acara Live Lamaran Atta Halilintar-Aurel Dikritik Sejumlah LSM

Acara Live Lamaran Atta Halilintar-Aurel Dikritik Sejumlah LSM

Seperti yang telah ramai diberitakan, sejumlah ormas yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) melayangkan protes atas penyiaran prosesi lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di salah satu stasiun televisi swasta.

Pada hari Sabtu (13/3/2021) kemarin, KNRP menuliskan, “KNRP menolak keras rencana seluruh penayangan tersebut yang jelas-jelas tidak mewakili kepentingan secara luas dengan semena-mena menggunakan frekuensi publik”.

KNRP juga menyesalkan bahwa sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang tidak segera menghentikan kegiatan tersebut.

KNRP menyebut bahwa, KPI justru bertindak pasif dan baru akan memberikan penilaian setelah acara ditayangkan.

Dalam penilaiannya, menurut KNRP isi siaran acara lamaran tersebut telah melanggar hak-hak masyarakat untuk mendapatkan tayangan yang lebih berkualitas.

KNRP juga menyesalkan sikap KPI lantaran tidak bertindak sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran pasal 11 yang berbunyi, “Lembaga penyiaran wajib memperhatikan kemanfaatan dan perlindungan untuk kepentingan publik.”

KPI juga dianggap tidak mengindahkan Standar Program Siaran pasal 13 ayat 2 yang berbunyi “Program siaran tentang permasalahan kehidupan pribadi tidak boleh menjadi materi yang ditampilkan dan/atau disajikan dalam seluruh isi mata acara, kecuali demi kepentingan pubik”.

Dalam poin ke empat, KNRP juga menyesalkan terkait sikap KPI yang abai terhadap berbagai keberatan dan kritik masyarakat melalui media sosial dan pasif menunggu aduan di saluran pengaduan resmi mereka.

Dalam surat tegurannya, KNRP menuliskan, “KPI yang mewakili kepentingan masyarakat tidak perlu menunggu aduan resmi publik apabila secara nyata dan jelas-jelas melihat pelanggaran frekuensi publik di depan mata”.

KNRP menyatakan akan terus mengawasi dan memantau kinerja komisioner KPI dan mengingatkan kewajiban lembaga itu untuk secara kritis dan sungguh-sungguh bekerja melaksanakan kewenangannya apabila melihat kondisi dan situasi yang meresahkan publik di bidang penyiaran.

Sementara itu, dalam konferensi pers usai acara lamaran di Hotel InterContinental, Pondok, Indah, Jakarta Selatan itu, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar pun mengungkapkan pendapat mereka tentang hal ini.

Menurut Aurel, ia tidak memusingkan kritikan yang ditujukan kepadanya acara lamarannya.

“Ya, biarin. Kan maksudnya, mau nonton, nonton. Enggak, enggak (nonton). Kita mah enggak pernah ribet,” kata Aurel.

Sedangkan Atta Halilintar pun menambahkan bahwa kritikan adalah hal yang wajar karena dalam hidup, manusia tak bisa menyenangkan semua orang.

“Enggak pernah maksa orang juga harus nonton. Kita hidup kan tidak bisa banyak menyenangkan orang. Kalau kamu mau suka ya alhamdulillah. Kalau enggak, ya udah. Dan kalau dikritik tadi katanya kok live-nya enggak asli, bisa dicek saja sendiri tadi asli apa enggak,” ucapnya.

Tags: , ,