Ada Balap Lari Liar di Wonogiri, Begini Tanggapan Bupati

Aksi balap lari liar yang sedang menjadi tren di beberapa daerah kini mulai merambah ke Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan ini muncul di Wonogiri sejak pekan lalu dan telah diselenggarakan selama empat kali di depan Pasar Kota Wonogiri atau di sekitar Jalan Jendral Sudriman.

Aceng (bukan nama sebenarnya) -selaku penyelenggara balap lari liar-, menjelaskan kalau aksi ini dilakukan untuk mengikuti tren yang saat ini mulai marak dilaksanakan di berbagai kota besar.

“Balap lari ini kan sudah jadi tren ya, mulai dari Jakarta, Bandung, Solo”, jelasnya.

Terkait adanya fenomena balap lari liar yang diselenggarakan di Wonogiri, Joko Sutopo selaku Bupati Wonogiri mulai mengkaji daya tariknya.

Bupati yang akrab disapa Jekek itu mengatakan, “Lari kan olahraga ringan. Jauhnya seberapa, paling 50-100 meter kalau di lomba lari yang saat ini tengah ngetren. Beda sama balap motor yang jarak tempuhnya lebih jauh. Kalau adanya lari itu sebagai kejenuhan masyarakat di saat pandemi, asal menerapkan protokol kesehatan tidak apa-apa”.

Baca Juga:  Mandalika Siap Menggelar WSBK 2023 Hingga MotoGP 2023

Jekek juga tak mempermasalahkan penyelenggaraan balap lari liar lantaran kegiatan ini memiliki nilai sportifitas. Namun, ia memperingatkan jika penyelenggaraannya dilakukan di tingkat kecamatan, maka harus ada pemberitahuan dan izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Wonogiri.

“Terkecuali di level kecamatan harus ada pemberitahuan. Tetapi kalau itu spontanitas, orang biar viral di media sosial dengan lari seperti itu,”, jelasnya.

Lebih Lanjut, Jekek hendak mengkaji fenomena ini untuk diarahkan sebagai daya tarik. “Seluruh masukan akan diinventarisasi selanjutnya kami kaji daya tariknya seperti apa. Kalau konsistennya bagus semua pihak kami undang. Kemudian didesain menjadi salah satu destinasi daya tarik yang dimiliki Wonogiri,” lanjut Jekek.

Berbeda sikap dengan Bupati Wonogiri, FX Rudyatmo selaku WaliKota Surakarta dengan tegas akan menertibkan kegiatan balap lari liar yang dilaksanakan di wilayahnya.

Baca Juga:  Warga Solo Keluhkan Kenaikan PBB Tahun 2023

“Kita larang (balap lari liar). Dan kita tertibkan kalau ada kegiatan itu,” kata Wali Kota Solo.

Walikota Surakarta memperingatkan kalau pemerintah Kota Surakarta tidak segan untuk memberikan sanksi sosial kepada peserta balap lari liar berupa membersihkan sungai.

“Kalau nekat, ya nanti mungkin membersihkan (sampah) sungai,” katanya.

Tags: , ,