Ada Jukir Disanksi Tipiring, Apa Respon Dishub Karanganyar?

Ada Jukir Disanksi Tipiring, Apa Respon Dishub Karanganyar?

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 10 orang juru parkir yang beroperasi di sejumlah lokasi di Karanganyar ditertibkan oleh Satreskrim Polres Karanganyar pada hari Kamis (28/1/2021) lalu.

AKP Tegar Satrio Wicaksono selaku Kasatreskrim Polres Karanganyar menyampaikan bahwa para juru parkir tersebut diamankan lantaran menarik retribusi parkir ke masyarakat tanpa memberikan tanda bukti karcis parkir dan menarik biaya yang tidak sesuai.

Kemudian, sebanyak 10 juru parkit tersebut dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring).

Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar yang memayungi para juru parkir tersebut akhirnya memberi respons.

Agar masalah ini tidak terulang lagi, para juru parkir diminta untuk bisa patuh dengan aturan dalam menarik biaya parkir ke pengguna jasa.

Baca Juga:  Tersangka Pembubaran Jaran Kepang di Medan Bertambah

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dishub Karanganyar, Sri Suboko pada hari Jumat (29/1/2021) lalu.

Sri menyampaikan bahwa sudah mendengar terkait adanya beberapa jukir yang dikenakan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) oleh Polres Karanganyar lantaran kedapatan pungli.

Pihaknya juga menjelaskan, bahwa para juru parkir saat mengambil izin mengelola parkir sudah disosialisasikan aturan yang harus dipatuhi termasuk soal pemberian karcis parkir dan biaya retribusi yang diterapkan.

Sri mengatakan, “Tapi kembali ke pribadi masing-masing. Kami sudah memberikan sosialisasi juga saat mereka mengambil izin. Kami beritahu kalau tarif untuk sepeda motor itu Rp 1.000 dan mobil itu Rp 2.000. Adanya yang ditipiringkan ini kami harap semua jukir di Karanganyar bisa mematuhinya. Jangan melakukan praktik pungli”.

Baca Juga:  Dishub Solo: Transportasi Dalam Kota Tetap Jalan

Sri juga menyebut bahwa sebelum adanya penindakan oleh polisi, pihaknya sudah berupaya untuk memonitoring kinerja para juru parkir di Karanganyar.

“Tapi kan kembali lagi saking banyaknya kan tidak bisa terpantau semuanya. Tapi soal karcis itu memang justru banyak pengguna jasa parkir yang menolak diberi karcis. Lalu untuk biaya, kami harap masyarakat juga harus cerdas juga untuk bisa menanyakan kalau dibebani tarif yang tidak seharusnya,” ujarnya.

Tags: , ,