Amankan Natal dan Tahun Baru, Polresta Solo Siapkan 750 Personel Gabungan

Amankan Natal dan Tahun Baru, Polresta Solo Siapkan 750 Personel Gabungan

Guna mengamankan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), jajaran Polresta Solo menyiapkan ratusan personel gabungan. Jumlah personel gabungan tersebut ditaksir mencapai sebanyak 550 personel. Tidak hanya itu saja, pihak kepolisian juga akan melibatkan sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) dalam pengamanan gereja.

Kombel Pol Ade Safri Simanjutak selaku Kapolresta Solo mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, TNI, dan Polri akan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dalam suasana yang masih pandemi Covid-19 seperti saat ini, pelaksanaan ibadah Natal ataupun Tahun Baru tetap akan mengutamakan aturan protokol kesehatan.

Kapolresta menegaskan, bahwa Tim Pengurai Kerumunan (TPK) akan bertugas secara mobile untuk mencari dan membubarkan kerumunan.

Baca Juga:  Upacara Pembukaan Pospenas IX 2022 Solo di Stadion Manahan Berlangsung Meriah

Pada hari Kamis (17/12/2020) ini, Ade Safri menegaskan, “Kami sepakat tidak ada perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Jika imbauan petugas diabaikan kami jerat pidana”.

Terkait jumlah personel gabungan itu, Ade Safri menuturkan bahwa jumlah totalnya mencapai 750 personel. Mengenai jumlah personel yang akan bertugas di gereja juga telah dilakukan penyesuaian.

Artinya, jumlah personel pengamanan menyesuaikan dengan prediksi jemaah yang akan mengikuti ibadah Natal.

Kapolresta juga menjelaskan bahwa pengamanan gereja dilakukan secara menyeluruh baik ibadah online maupun offline.

Terkait perayaan pergantian tahun, pada hari Rabu (16/12/2020) kemarin, Ade Safri menyampaikan, “Saya tegaskan tidak akan memberi izin keramaian terhadap segala bentuk kegiatan malam pergantian tahun yang berpotensi membuat kerumunan massa. Kami melarang segala bentuk perayaan pergantian tahun 2021 karena masih dalam pandemi apalagi sebaran Covid-19 di Solo meningkat jadi perlu dikendalikan”.

Tags: , ,