Angka Covid-19 Solo Tambah 99 Kasus Baru

Angka Covid-19 Solo Tambah 99 Kasus Baru

Pada hari Minggu (27/12/2020) kemarin, sebanyak 99 orang dinyatakan positif Covid-19.

Hal tersebut membuat angka Covid-19 di Solo belum menunjukan tanda-tanda penurunan.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo menjelaskan bahwa tambahan kasus tersebut yakni berasal dari seluruh wilayah Kota Solo.

Pada hari Minggu (27/12/2020) kemarin, Ahyani mengatakan, “Hampir semua kelurahan ada”.

Ahyani juga menyampaikan bahwa jika tambahan kasus yang cukup fantastis itu didominasi pelacakan kontak erat pasien Covid-19.

“Ya, didominasi tracing kasus sebelumnya”, jelasnya.

Tidak hanya itu saja, terdapat 3 orang yang meninggal akibat Covid-19.

Penambahan sebanyak 99 pasien Covid-19 tersebut, membuat jumlah kumulatif positif Covid-19 di Kota Solo menembus angka 4.493 kasus.

Perinciannya yakni 2.925 sembuh, 1.109 karantina mandiri, 224 dirawat dan sebanyak 235 meninggal dunia.

Sementara itu, jika melihat data pada 5 hari terakhir, atau sejak tanggal 23 Desember 2020, angka Covid-19 di Kota Solo menembus 432 kasus.

Ahyani menilai bahwa momen libur panjang sedikit banyak mempengaruhi terhadap tambahan kasus tersebut.

“Berpengaruh, pasti berpengaruh,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, “Penyebaran virus Covid-19 karena kerumunan dan pergerakan manusia”..

Pemkot Solo pun memberlakukan berbagai pengetatan mengingat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih belum usai.

Salah satunya adalah dengan menggelar operasi yustisi masker yang semakin giat dilakukan setiap hari.

Sementara itu, di beberapa titik pintu masuk kota Solo, tim gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan kepolisian terus menggelar operasi yustisi.

Targetnya yakni pelanggar protokol kesehatan (prokes) utamanya adalah pengendara kendaraan yang tidak mengenakan masker.

Perbatasan sisi timur, tepatnya di depan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), adalah salah satu titik yang menjadi pos pengawasan.

Tim tidak hanya merazia pelanggar saja, melainkan juga melakukan rapid test antigen secara acak terhadap para pengguna jalan ataupun pengunjung tempat wisata TSTJ.

AKP Dalyanto selaku Kasubbag Pengendalian Operasi Polresta Solo menyampaikan bahwa operasi tersebut yakni telah digelar sejak sehari sebelum Natal.

Pada hari Minggu (27/12/2020) kemarin, Dalyanto mengungkapkan, “Masih banyak pelanggaran”.

Selama empat hari operasi, mereka telah menjaring sebanyak 42 pelanggar protokol kesehatan.

Tags: , ,