Angka Positif Covid-19 Solo Capai 1.079 Kasus

Angka Positif Covid-19 Solo Capai 1.079 Kasus

Pada hari Senin (26/10/2020) kemarin, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 Kota Solo bertambah 12 orang sehingga kumulatifnya menjadi 1.079.

Rinciannya 1.079 kasus itu yakni 747 pulang/sembuh, 230 isolasi mandiri, 61 rawat inap, dan 41 orang meninggal dunia.

Tambahan 12 kasus tersebut masih didominasi dari klaster keluarga. Rincian domisilsinya adalah empat dari Kelurahan Bumi, tiga dari Kelurahan Semanggi. Masing-masing satu kasus positif Covid-19 Solo dari Sumber, Jajar, Pajang, Kampung Sewu, dan Mojosongo.

Pada hari yang sama, Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menuturkan, “Seorang yang meninggal dunia pada Senin ini adalah seorang pria umur 50 tahun asal Kelurahan Jebres”.

Sementara untuk catatan kumulatif pasien suspek menyentuh 1.273 orang, dengan perincian 1.181 sembuh, 22 rawat inap, dan dua isolasi mandiri (suspek aktif), serta 68 suspek meninggal dunia.

Namun, terdapat dua warga yang meninggal dunia saat berstatus probable.

Menurut data, pada laman surakarta.go.id, jumlah kasus positif Covid-19 Solo yang terbanyak masih Kecamatan Banjarsari dengan 357 kasus.

Disusul Kecamatan Jebres sebanyak 319 kasus, Laweyan 239 kasus, Serengan 84 kasus, dan Pasar Kliwon 80 kasus. Sedangkan jumlah kasus kematian pada pasien positif Covid-19, terbanyak Banjarsari dan Jebres masing-masing 15 orang.

Lalu Laweyan dan Pasar Kliwon masing-masing empat kasus positif Covid-19 meninggal dan Serengan tiga kasus meninggal.

Lantaran jumlah kasus positif Covid-19 Solo yang terus bertambah, Pemkot Solo kembali memperketat aturan batasan umur anak boleh mengunjungi tempat publik.

Pada SE Wali Kota Solo terbaru yang berlaku mulai Senin (26/10/2020) kemarin, batasan usia anak boleh mengunjungi tempat publik yakni menjadi 15 tahun ke atas.

Tags: , ,