Apple Harus Bayar Samsung 13,8 Triliun Karena Covid-19

Apple Harus Bayar Samsung 13,8 Triliun Karena Covid-19

Kabar buruk menimpa Apple, karena Apple harus membayar pinalti sebesar USD 950 juta atau setara Rp 13,8 triliun (kurs USD 1 = Rp 14.532) kepada Samsung.

Mengutip dari Cnet pada hari Selasa (14/7/2020) ini, menurut sebuah laporan dari Display Supply Chain Consultants dikabarkan penutupan sejumlah Apple Store di berbagai negara berdampak buruk pada penjualan iPhone. Akibatnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino, AS, itu memesan terlalu sedikit panel OLED dari Samsung dari jumlah yang sudah ditentukan di kontrak sebelumnya.

Dengan tidak sesuainya pemesanan OLED Samsung, maka itu menunjukkan bahwa Apple tidak memenuhi penjualan iPhone ketika virus corona merebak di seluruh dunia. Dan juga tidak sedikit Apple Store harus ditutup akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Karena Dukung Trump, Chris Pratt Dijuluki “Chris Terburuk” oleh Netizen

Awal bulan ini, Samsung terlihat mengalami penurunan penjualan perangkatnya pada kuartal kedua tahun 2020. Namun, laporan iPhone baru akan diumumkan terkait kinerjanya akhir bulan ini.

Terkait hal tersebut, baik iPhone atau Samsung tidak segera memberikan tanggapannya.

Saat ini, pihak Apple sedang menyiapkan produk terbarunya yakni iPhone 12, yang disinyalir perangkatnya hadir tanpa charger atau aerbud kabel di dalam kemasannya.

Menurut analisis Jeff yang membuat perhitungan banderol iPhone 12 tersebut, perkiraan harga iPhone itu berdasarkan kabar yang hampir pasti, bahwa perusahaan ini membenamkan teknologi 5G untuk pertama kalinya di iPhone 12.

Seluruh varian iPhone 12 dilaporkan bakal menggunakan layar jenis OLED untuk tampilan warna cemerlang dan tajam. Adapun model terbawah iPhone 11 masih menggunakan layar LCD yang lebih murah.

Tags: , ,