Aturan Penyelenggaraan Hajatan Akan Diperketat Oleh Satgas Covid-19 Solo

Aturan Penyelenggaraan Hajatan Akan Diperketat Oleh Satgas Covid-19 Solo

Klaster penyebaran Covid-19 tersebar dari mana saja. Bisa dari tempat kerja, keluarga, hingga acara hajatan.

Menyusul terus bertambahnya jumlah kasus positif maupun kasus positif Covid-19 yang meninggal. Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo berencana akan memperketat aturan penyelenggaraan hajatan.

Satgas mengizinkan hajatan di hotel maupun gedung pertemuan, tetpai dengan kuota yang dibatasi.

Satgas juga melarang mengadakan kegiatan hiburan yang mengundang penyanyi karena ada kekhawatiran penyebaran droplet via mikrofon.

Pasalnya, iringan musik atau band tetap boleh atau mengundang penari. Itu pun tarian yang tanpa kontak fisik antar penarinya.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo menyampaikan bahwa hal terpenting dalam penyelenggaraan hajatan yakni batasan waktu hanya dua jam, tidak boleh lebih.

Baca Juga:  Himbau Aksi Damai, Kapolda Jateng Temui BEM

Adapula jumlah peserta atau tamu undangan juga ada pembatasan maksimal 50 persen dari kapasitas.

Pada Senin (28/9/2020) kemarin, Ahyani menuturkan, “Kemudian jumlah maksimal lain untuk gedung yang kapasitasnya besar seperti Grha Sabha, Alila, itu maksimal 600 orang. Itu sudah jadi kesepakatan dan tidak boleh lebih”.

Batasan-batasan tersebut juga menyasar pada kegiatan hiburan malam seperti night club yang hanya boleh buka hingga pukul 01.00 WIB.

Sebelumnya pada bulan Juni lalu, Pemkot Solo memberikan kelonggaran aturan dalam acara resepsi pernikahan.

FX Hadi Rudyatmo -Wali Kota Solo- menyampaikan bahwa pengantin boleh tidak memakai masker saat di pelaminan.

Dalam kelonggaran mengenai pesta pernikahan tersebut pengantin, orang tua, dan besan boleh tidak memakai masker. Tetapi, pesta tersebut harus dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

Tags: , ,