Bahas Polis Asuransi Pegawai, Dirut Jiwasraya Temui KPK

Bahas Polis Asuransi Pegawai, Dirut Jiwasraya Temui KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko. Pertemuan yang berlangsung di Gedung KPK Merah Putih Jakarta itu salah satunya adalah membahas terkait penyelamatan polis asuransi milik pegawai/karyawan KPK.

“Polis karyawan KPK, semua kan direstrukturisasi untuk penyelamatan itu kami ‘kan penyelamatan polis jadi melalui restrukturisasi, kemudian ditransfer ke new company di-fill-in di sana. Semua polis digabung,” kata Hexana Tri Sasongko kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/11:2020).

“Tidak besar, (jumlah total polisnya) ya, angka persisnya itu sekitar Rp 20 miliar, Ini polisnya selamat, dilanjutkan di sana di perusahaan baru namanya IFG Life punyanya holding, punya BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Saya tidak hafal intinya kami bicara semua harus direstrukturisasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Sidang Perdana Rusuh Mertodranan Sudah Digelar Di Semarang, Kenapa Tidak di Solo?

Dalam kesempatan ini, Hexana mengaku bahwa pihaknya telah menjabarkan mekanisme penyelamatan polis nasabah Jiwasraya seiring dengan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) Pemerintah kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) senilai Rp 22 triliun.

“Penyelamatan polis (asuransi) itu ada dua tahap. Pertama dilakukan di Jiwasraya, nanti akan diikuti dengan pemindahan atau pengalihan seluruh polis Jiwasraya menjadi polis IFG Life,” jelasnya.

Sementara itu, IFG Life sendiri diketahui merupakan perusahaan baru yang akan dibentuk BPUI selaku holding asuransi BUMN, dalam rangka upaya penyelesaian masalah kasus perkara di Jiwasraya,” jelasnya.

Hexana dalam kesempatan ini juga mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah pegawai KPK yang memiliki polis asuransi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk.

Tags: , ,