Bangunan Kantor Desa Karangasem di Klaten Dikontrakkan

Bangunan Kantor Desa Karangasem di Klaten Dikontrakkan

Sebuah bangunan kantor Desa Karangasem di Jl Cawas-Bayat, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, baru-baru ini dipasangi spanduk bertuliskan “dikontrakkan”. Biaya sewa kantor desa tersebut tergolong sangat murah yaitu Rp 8 juta per tahun.

Menurut informasi yang didapat, Pemerintah Desa (Pemdes) Karangasem semula menempati bangunan seluas 700 meter persegi di pinggir Jl Cawas-Bayat itu. Namun sejak Februari 2020, Kantor Pemerintah Desa Karangasem telah berpindah ke sebelah selatan dari kantor lama. Jarak antara kantor lama dan kantor baru kurang dari 1 km.

“Sejak Februari 2020 itu, kami pindah ke kantor desa yang baru (seluas 4.900 meter persegi). Selanjutnya, sejak Maret 2020 kantor desa yang lama itu kami kontrakkan (dipasangi spanduk dikontrakkan). Waktunya itu bersamaan dengan munculnya pandemi Covid-19,” kata Kepala Desa (Kades) Karangasem, Surono, saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga:  Dinkes Solo Sebut Ada Klaster Menonjol Penyumbang Kasus Covid-19

Sejak diumumkan dikontrakkan, lanjut Surono, sudah ada masyarakat yang berminat menyewa kantor desa di Karangasem itu. Hal tersebut termasuk salah satu yayasan di daerah setempat.

“Sebenarnya ada yang berminat. Rencananya untuk apotek dan bengkel. Nilainya Rp 8 juta per tahun. Sayangnya, tanah di situ masih pertanian. Jadi harus ber-IMB (izin mendirikan bangunan). Saat ini, masih proses ke sana,” kata Surono.

Surono mengatakan, keputusan Pemerintah Desa Karangasem mengontrakkan kantor desa merupakan upaya untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADesa). Seperti diketahui, PADesa di Karangasem termasuk yang terkecil di Kecamatan Kawas. Selama setahun ini, PADesa bernilai Rp 9 juta.

“PADesa itu dari sewa tanah kas desa seluas lima petak. Harga tanah di sini lumayan murah karena sering dilanda banjir (sering terjadi tanggul jebol). Kami belum memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Semoga, dengan upaya mengontrakkan itu, PADesa bisa bertambah (total APBDesa di Karangasem senilai Rp1,2 miliar),” katanya.

Tags: , ,