Bantu Sektor UMKM dan Wisata, Kodim Solo Gaet Komunitas Pemuda Gelar Event Kreatif

Sebagai bentuk kegiatan komunikasi sosial kepada masyarakat, Kodim 0735/SKA berkolaborasi dengan komunitas pemuda bidang social movement dan Pemerintah Kota Surakarta menggelar sebuah event kreatif yang dikemas segar dan terkini dengan mengkolaborasikan kekayaan seni pertunjukan serta budaya dan kekuatan ekonomi kreatif Indonesia, Creavest 2020.

Mengusung tema “Gala Etnika Nusantara,” event ini menyorot sumber daya Indonesia, khususnya di kota Solo yang kaya akan kreativitas dan produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan kesenian yang unik dan mencerminkan identitas kota Solo.

Dalam jumpa pers yang digelar di aula Kodim 0735/SKA, Selasa (27/10/2020), Komandan Kodim, Letkol Infantri Wiyata S. Aji.,SE.,MDS, menjelaskan bahwa salah satu tugas unit satuan Kodim dalam suatu wilayah adalah untuk mengembangkan potensi masyarakat sekitar, maka dari itu, untuk merealisasikan fungsi tersebut, dirinya beserta satuan unit menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan komunitas pemuda yang bergerak di bidang social movement,  yakni Solo Tangguh untuk menggelar acara yang bertujuan untuk membangkitkan kembali potensi-potensi yang ada di kota Solo.

Wiyata juga menambahkan bahwa selama masa pandemi ini, mereka para pelaku UMKM dan pelaku seni khususnya sanggar adalah kelompok yang paling terdampak dan belum bisa mendapatkan ruang untuk berkarya. Maka dari itu, melalui Creavest 2020 ini, dirinya berharap bahwa para pelaku ekonomi kreatif ini bisa tetap berkarya dan produktif

“Semoga ide acara ini bisa ditiru oleh satuan-satuan (Kodim) lainnya dan saya juga berharap kita tetap sehat, produktif dan kreatif di tengah-tengah protokol kesehatan yang sudah menjadi tatanan kenormalan baru.” Ungkap Wiyata.

Sementara itu, Creative Director dari acara Creavest 2020, Na’im Rizal mengatakan bahwa dalam acara ini akan banyak mempromosikan seni pertunjukan, lokasi wisata dan produk produk UMKM khas Solo. Untuk segmen seni dan wisata, akan menampilkan sanggar-sanggar dan juga tempat wisata kota Solo. Begitupun juga untuk segmen UMKM.

Na’im juga menjelaskan bahwa untuk segmen UMKM, ada 3 kategori, yaitu kuliner, seni kriya dan fashion. Untuk kuliner lebih menonjolkan pada makanan ringan khas Solo. Sedangkan untuk fashion dan kriya, akan lebih menonjolkan pada produk-produk khas Solo, seperti salah satunya adalah Batik Danar Hadi.

Nantinya masing-masing UMKM akan dipromosikan melalui video yang menarik dan informatif, serta akan melibatkan talent-talent muda ikonik kota Bengawan, seperti pelantun “Rindu Solo” Elizabeth Sudira, kemudian ada Arya Manifesto dan juga para alumnus Putra Putri Solo. Na’im juga menambahkan bahwa UMKM yang dipilih adalah hasil kurasi dan benar-benar memiliki produk yang khas kota Solo.

Kepala Dinas Pariwisata, Drs. Hasta Gunawan.,MM, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dirinya sangat terbantu dengan diadakannya Creavest 2020 ini dalam meningkatkan ekonomi kreatif dan pariwisata di kota Solo selama masa pandemi.

“Saya sangat terbantu dan ini (Creavest 2020) bisa menjadi media branding baru yang menguntungkan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Solo di tengah pandemi ini.” Ucap Hasta dalam jumpa pers.

Dikarenakan masa pandemi dan tidak bisa mengumpulkan banyak orang, Creavest 2020 digelar secara daring melalui kanal YouTube Solo Tangguh pada hari Sabtu, (31/10/2020) pada pukul 18.00 WIB sampai selesai.

Selain itu, Creavest diikuti oleh 8 sanggar tari nusatantara yang ada di Solo dan 18 UMKM bidang fashion, kuliner dan kriya, serta 6 komunitas yang bergerak di bidang social movement dan didukung pula oleh destinasi pariwisata Solo, seperti Museum Monumen Pers, Museum Samanhudi, Ndalem Harjonegaran (Batik Go Tik Swan), Ndalem Gondosuli, Canting Londo Solia Zigna, serta Kampung Joho.

Tags: , ,