Berapa Dana Penanganan Covid-19 di Kota Surakarta Sampai Juli 2020?

Pemkot Surakarta

Surakarta, SOLORAYA.ID – Pemerintah Jawa Tengah telah mengeluarkan banyak anggaran untuk menanggulangi masalah yang ditimbulkan dari wabah virus corona (COVID-19) di tiap daerah di Jateng.

Tranparansi penanggulan dana Covid-19 perlu dipublikasikan sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam menanggulangi wabah saat ini di Kota Surakarta. Kejadian luar biasa yang diumumkan langsung oleh wali kota beberapa bulan perihal Covid-19. Namun, sampai saat ini sudah berapa banyak dana yang dipakai buat penangananannya.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan realokasi anggaran guna mendukung upaya penanganan wabah Covid-19 di Kota Solo. Hasil pemangkasan sebelumnya Rp 49 miliar dinilai hanya cukup untuk penanganan Covid-19 hingga Mei. “Selain itu juga untuk menyeimbangkan anggaran sebab pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini diprediksi turun,” ungkap Rudy.

Baca Juga:  Wali Kota Solo Akan Siaran Perdana di Uji Coba TV Pendidikan Milik Pemkot

Lebih lanjut diungkapkan gaji ke-13 PNS juga ikut dipotong, kira-kira Rp 30 miliar, tapi beberapa mata anggaran, seperti dana Pilkada, sampai sekarang tetap kami pertahankan untuk persiapan agenda besar politik. Untuk bantuan sosial pemerintah Kota Surakarta membagikan bantuan 40.000 paket sembako kepada warga miskin yang terdampak kejadian luar biasa (KLB) virus corona baru (COVID-19).

Pemkot Surakarta membagikan paket sembako menggunakan data warga miskin, berdasarkan nama dan alamat yang terdapat di 54 kelurahan di Solo. Sekretaris Daerah Pemkot Surakarta yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surakarta, Ahyani mengatakan total dana yang dikeluarkan pemkot untuk pengadaan 40.000 paket sembako Rp10 miliar bersumber APBD 2020.

Dalam hal pelayanan rumah sakit sakit, pemkot kini mulai menyiapkan RSUD Bung Karno untuk menjadi rumah sakit bagi pasien corona. “Paling tidak kami menyiapkan fasilitas perawatan bagi ODP dan PDP. Kalau sudah dinyatakan positif corona, nanti tetap akan dirujuk ke RSUD dr Moewardi,” ungkap Wali Kota FX Hadi Rudyatmo di sela-sela meninjau renovasi kamar pasien di RSUD.

Baca Juga:  LPPM UNS Solo Lockdown 10 Hari Imbas 2 Pejabat Meninggal Positif Covid-19

Rudy itu mengatakan, koordinasi dengan Pemprov Jateng perihal renovasi RSUD Bung Karno sudah dilakukannya. Permohonan bantuan anggaran renovasi yang diperkirakan berkisar Rp 53 miliar itu, imbuhnya, sudah diajukan Pemkot kepada Pemprov.

Pemkot Surakarta telah berusaha menekan pola persebaran Covid-19 di Kota Surakarta. Namun Sampai saat ini sejak adanya wabah memang belum ada rincian terbuka yang bisa diterima masyarakat, karena wabah ini masih terus ada. **

Tags: , ,