Bomber Gereja Katedral Makasar, Pernah Beraksi di Filipina

Bomber Gereja Katedral Makasar, Pernah Beraksi di Filipina

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, bahwa pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

Melansir dari Antara, Kapolri mengatakan, “Sudah kita dapatkan inisial L, (pelaku). Bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu telah kita amankan,”

Sigit juga menambahkan bahwa pelaku diketahui tergabung dalam kelompok JAD, dan pernah melaksanakan kegiatan operasi terorisme di Jolo, Filipina tahun 2018.

“Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina”, ungkapnya.

Sedangkan untuk terduga pelaku bom bunuh diri tersebut, sebut Kapolri, sebanyak dua orang sudah meninggal dunia, dan 19 orang jemaat serta petugas keamanan atau Satpam mengalai luka. Namun demikian, Sigit belum membuka inisial salah satu pelakunya.

“Mereka adalah kelompok beberapa waktu yang lalu (ditangkap), ada kurang lebih 20 orang, dari kelompok JAD yang kita amankan. Mereka bagian dari itu. Inisial dan data-datanya sudah kita pastikan sesuai”.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri.

Masyarakat diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Kapolri juga menyampaikan terimakasih atas keberanian dari seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja.

Seperti yang diketahui, insiden ledakan terjadi di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar pada hari Minggu (28/3/2021).

Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber, diketahui pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor secara berboncengan. Keduanya hendak masuk ke dalam gereja namun dihalau oleh petugas keamanan. Bom pun meledak hingga melukai belasan orang dan merusak beberapa fasilitas.

Tags: , ,