BPBD Kabupaten Karanganyar Ternyata Belum Memiliki Sumur Dalam Sendiri

BPBD Karanganyar Ternyata Belum Memiliki Sumur Dalam Sendiri

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Karanganyar ternyata belum memiliki sumur dalam sendiri. Padahal, badan tersebut rutin mengirimkan bantuan air bersih kepada warga yang terkena dampak kekeringan di kawasan tersebut.

Selama ini BPBD Karanganyar mengambil air dari PUDAM Tirta Lawu di Karangpandan untuk menyediakan pasokan air bersih.

“Kami belum punya sumur sendiri. Selama ini kalau mau droping air bersih kepada warga terdampak kekeringan [kami] mengambil air milik PUDAM Tirta Lawu di Karangpandan. Nah, ini kan mumpung kami dapat reward dari BBWSBS. Kami minta satu unit itu,” kata Sundoro Budi Karyanto, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Jumat (25/9/2020).

Ya, BPBD Karanganyar baru-baru ini mendapatkan “hadiah” sumur dalam dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) di bawah Program Pendayagunaan Air Tanah (PAT).

BBWSBS akan menyediakan 12 sumur kurun waktu 2020 dan 2021. Tiga unit akan disediakan pada 2020 dan sembilan unit pada 2021.

Baca Juga:  Soal Pengadaan Mobil Dinas, KPK Beri Penjelasan

Hadiah sumur dalam itu disebabkan kinerja positif BPBD Karanganyar. Salah satunya terkait kecepatan dan ketepatan pelaporan, penyajian data detail, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat di daerah rawan kekeringan, dan membutuhkan pasokan air bersih.

Harus Ambil Air ke Karangpandan
Laporan tersebut meliputi pemaparan kondisi geografi dan demografi wilayah terdampak. “[Selama ini] ndadak ngangsu [mengambil air] ke Karangpandan kalau pas mau droping air, kan kadohan [terlalu jauh]. Padahal untuk keperluan sangat penting. BBWSBS menyetujui. Kalau dapat [sumur dalam] bisa cepat dan efisien,” ungkap dia.

Sementara itu, ada 12 sumur dalam hadiah BBWSBS, satu unit akan dibangun di halaman depan Kantor BPBD Karanganyar.

“Salah satu unit yang akan dibangun pada tahun 2021 itu ada di halaman depan kantor BPBD. Sudah dideteksi menggunakan geolistrik. Titik sumber air ada di sebelah utara. Pendeteksian sudah dilaksanakan tahun 2020,” kata Sundoro.

Baca Juga:  Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri Segera Dibuka, PKL Harus Tes Swab

Dia menceritakan awal pengajuan pembangunan sumur dalam khusus untuk BPBD. Menurut dia, pihak BBWSBS sempat kaget mendengar BPBD Kabupaten Karanganyar belum memiliki sumur dalam sendiri untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Lantaran itu, usulah sumur dalam dikabulkan.

Hasil pemetaan mitigasi bencana kekeringan untuk Karangnyar berada di wilayah barat, yaitu Kecamatan Gondangrejo, serta wilayah utara di Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Kebakkramat.

Sedangkan di wilayah selatan terletak di Kecamatan Jumantono dan Jumapolo. Kebutuhan air di Colomadu dan Jaten sudah terpenuhi dengan pasokan air bersih dari PUDAM Tirta Lawu.

Tags: , ,