Bupati Karanganyar Jajaki Sejumlah Rumah Sakit sebagai Rujukan Penderita Covid-19

Bupati Karanganyar Jajaki Sejumlah Rumah Sakit sebagai Rujukan Penderita Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjajaki kesediaan fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta dalam menyediakan ruang perawatan khusus bagi pasien Covid-19.

Rumah sakit tersebut nantinya bakal dijadikan sebagai RS rujukan untuk pasien Covid-19.

Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kebutuhan RS rujukan Covid-19 di daerah mendesak.

Seperti yang diketahui, RS yang selama ini menjadi rujukan pasien Covid-19 sudah overload, baik di RSUD Karanganyar maupun RS Dr Moewardi Solo serta RS induk lainnya.

Pada hari Selasa (26/1/2021) kemarin, Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar itu mengatakan, “RS swasta di Karanganyar yang siap menjadi rujukan, akan kita ajak kerjasama membentuk RS rujukan Covid-19”.

Yuli juga menyadari bahwa penyediaan fasilitas kesehatan itu mendesak, mengingat jumlah kasus stabil tinggi.

Baca Juga:  Hotel Brothers Solo Baru Disita, Bagaimana Nasib Karyawan?

Sementara itu, para pasien bergejala juga harus dilayani di sarana dan prasarana yang memadai.

Untuk informasi, selama ini RSUD melayani segala macam keluhan pasien namun belum maksimal.

Yuli menambahkan, “RSUD Karanganyar tidak memungkinkan dikonsep RS rujukan. Karena RSUD melayani umum. Jadi menawarkan ke RS swasta yang mampu. Salah satu syaratnya menyediakan 80 persen bed untuk pasien Covid-19”.

Pihaknya berharap, bahwa di RS rujukan Covid-19 nantinya Kementerian Kesehatan menyuplai semua kebutuhan pasien seperti ventilator.

Seluruh kebutuhan penyediaan sarana dan prasarana juga perlu disuplai cukup oleh pemerintah pusat.

Yuli juga menjelaskan, “Anggaran pembangunan seluruh sarana dan prasarana kesehatan tersebut dilakukan melalui Kerjasama Operasi (KSO).

Baca Juga:  Pemkab Sukoharjo Rumuskan Regulasi yang Atur Kegiatan Bulan Puasa

Yuli menyebut bahwa kemungkinan anggaran daerah juga terpakai untuk keperluan tersebut.

Tags: , ,