Buruh Sukoharjo Khawatir Akan Terjadi PHK Massal Imbas UU Cipta Kerja Disahkan

Buruh Sukoharjo Khawatir Akan Terjadi PHK Massal Imbas UU Cipta Kerja Disahkan

Buruh di Sukoharjo dibayangi kekhawatiran akan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal imbas dari pengesahan UU Cipta Kerja yang dilakukan oleh DPR RI pada Senin (5/10/2020) kemarin.

UU tersebut dinilai memudahkan pengusaha untuk melakukan PHK, terlebih di kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sukarno -Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo- mengatakan, “Kami sangat kecewa dengan Pemerintah dan DPR yang akhirnya mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kondisi ini jelas memberatkan para buruh”.

Sukarno menyampaikan bahwa sejak awal kalangan buruh dan serikat pekerja menolak RUU Cipta Kerja tersebut.

Terlebih pihaknya telah meminta DPR menghentikan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja karena sangat merugikan buruh. Tetapi kini pada akhirnya ditetapkan menjadi UU.

Baca Juga:  Pembangunan Pasar Legi Solo Rampung Setahun Lagi

Kekhawatiran pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran pun mengancam kalangan buruh saat ini.

Ia menambahkan, “Omnibus Law UU Cipta Kerja menambah kesengsaraan buruh dan pekerja karena tidak adanya jaminan sosial dan pengurangan pesangon”.

Menurutnya, DPR betul-betul tidak mendengarkan aspirasi rakyat.

Sukarno memandang bahwa kehadiran UU Cipta Kerja akan sangat mengerikan dengan dihapuskannya hak-hak buruh atau pekerja. Seperti hak cuti, penambahan jam kerja, dan lainnya.

Sesuai rencana, sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap UU Cipta Kerja kalangan buruh di Sukoharjo akan menggelar aksi turun ke jalan. Tetapi hal itu tak bisa dilaksanakan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Dengan demikian, perwakilan FPB Sukoharjo akan mengadakan hearing bersama DPRD setempat untuk menyikapi penetapan UU Cipta Kerja. Pihaknya akan tetap berjuang agar tuntutan bisa didengar DPR dan pemerintah pusat untuk mencabut UU Cipta Kerja.

Baca Juga:  Jokowi Belum Teken Omnibus Law

Sukarno menjelaskan bahwa buruh di Sukoharjo sudah resah dengan ditetapkannya UU Cipta Kerja. Apalagi di tengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini dimana banyak buruh terkena PHK. Bahkan belum ada kejelasan nasib bisa bekerja kembali di tengah pandemi virus corona.

“Kami berharap ini menjadi perhatian bersama pemerintah pusat dan DPR,” imbuhnya.

Tags: , ,