Covid-19 di Sragen, Dalam 2 Hari Tambah 27 Kasus

Covid-19 di Sragen, Dalam 2 Hari Tambah 27 Kasus

Dalam dua hari terakhir yakni hari Rabu-Kamis (14-15/10/2020) lalu, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sragen bertambah 27 orang.

Rinciannya yakni delapan kasus baru muncul pada Rabu (14/10/2020) dan 19 kasus muncul pada Kamis (15/10/2020).

Dengan terjadinya penambahan kasus tersebut, jumlah angka Covid-19 Sragen tembus 700 orang.

dr Sri Subekti -Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen- mengatakan bahwa 19 kasus pada Kamis itu terdiri atas empat warga Masaran, satu warga Kedawung, dua warga Gemolong, tiga warga Karangmalang.

Lalu, satu warga Sumberlawang, satu warga Jenar, satu warga Sidoharjo, dan enam warga Sragen Kota.

Tambahan kasus tersebut masih dari hasil pengembangan tracing yang dilakukan oleh DKK dan puskesmas.

Baca Juga:  Karena Masih Pandemi Covid-19, Tahun Ini Keraton Solo Tiadakan Grebeg Maulud Dan Sekatenan

dr Hargiyanto -Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Sragen menyampaikan bahwa kasus positif Covid-19 per Kamis (15/10/2020) kemarin tembus 700 orang.

Rinciannya adalah 157 orang rawat inap, 515 orang sembuh, dan 28 orang meninggal dunia.

Ia juga menjelaskan bahwa tambahan satu kasus meninggal dunia terjadi pada Rabu dari pasien suspek yang rawat inap di RS Purwodadi, Grobogan.

Hargiyanto menuturkan,”Swab test massal selain tracing masih terus berjalan. Selama sepekan terakhir, kami sudah melakukan swab test terhadap 917 orang. Swab test massal jalan terus meskipun sebagian besar masyarakat enggan ikut swab test“.

Ia menambahkan jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah membuat tempat karantina Technopark Sragen hampir terisi penuh.

Baca Juga:  Angka Kemiskinan di Solo Naik Jadi 9 Persen Akibat Pandemi

Pihaknya juga tengah mencari solusi lantaran jumlah kasus terus meningkat setiap hari.

Ia berharap ada pasien yang sembuh dalam jumlah signifikan sehingga tempat isolasi Technopark masih bisa untuk menampung pasien lain.

Tags: , ,