Covid-19 Solo Terus bertambah, Satgas Sebut Semua Nakes Sudah Lelah!

Covid-19 Solo Terus bertambah, Satgas Sebut Semua Nakes Sudah Lelah!

Penambahan kasus Covid-19 stabil tinggi, Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo terus menegaskan kepada warga agar selalu waspada.

Diantaranya adalah kasus-kasus baru yang selalu memiliki ekor sehingga membuat petugas kewalahan melakukan tracing lantaran rantainya panjang.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo mengatakan bahwa hampir semua tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 sudah kelelahan dengan banyaknya kasus Covid-19.

Ahyani menuturukan, “Mereka kan enggak hanya bekerja menangani Covid-19. Puskesmas memiliki program-program lain yang enggak bisa mereka tinggalkan”.

Selain menangani kasus positif Covid-19, tugas nakes lainnya diantaranya yakni menekan persebaran demam berdarah dengue (DBD) dan program penanggulangan Tbc (tuberculosis). Selain itu, ada program gizi bagi balita dan anak serta program lainnya.

Ahyani mengatakan, “Nah, makanya kalau sampai nakes kewalahan, bagaimana dengan kita?”.

Sementara itu, Siti Wahyuningsih -Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo- membenarkan soal informasi tersebut. Nakes kelelahan menjadi poin utama evaluasi pada pekan lalu.

Baca Juga:  Kronologi Valentino Rossi Positif Covid-19

Pandemi Covid-19 yang telah berjalan selama tujuh bulan sudah cukup menguras energi nakes dalam menangani kasus.

Pada hari Senin (5/10/2020) kemarin, Ning sapaan akrab Kepala DKK Solo menjelaskan, “Kasus makin banyak, memang nakes terutama teman-teman Puskesmas sudah kelelahan. Mereka enggak hanya mengurusi Covid-19, tapi juga program daerah seperti gizi bayi, balita, anak dan ibu hamil, Tbc, demam berdarah, dan sebagainya. Nah, untuk Covid-19 saja daftar tugas mereka panjang”.

Tugas penanganan Covid-19 itu diantaranya melakukan tracing kontak, pemantauan warga yang isolasi mandiri, pengambilan spesimen swab.

Para nakes tersebut juga kerap harus mengantar kontak erat dan dekat pasien pada kasus positif virus Covid-19 untuk uji swab, mengantarkan hasil uji swab, dan sebagainya.

Baca Juga:  KPU Sragen Sebut Karena Takut Rapid Test, Warga Enggan Daftar KPPS

Pada saat yang sama, mereka juga harus mendukung keberhasilan program pusat maupun daerah, seperti pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Ning menambahkan bahwa banyaknya tugas tersebut membuat nakes kelelahan dan ditambah apabila saat data lapangan yang mengalami kendala.

Tak sedikit masyarakat yang abai dan tidak mau menjalani uji swab meski berstatus kontak erat kasus positif Covid-19 dan ada juga yang tak terbuka menyampaikan riwayat perjalanannya saat tracing.

Jumlah kasus Covid-19 Kota Solo bertambah enam orang pada hari Senin (5/10/2020) kemarin. Rincinya yakni masing-masing dua orang dari swab mandiri, tracing kontak, dan pasien suspek yang naik kelas.

Incoming search terms:

  • solo virus corona oktober nakes lelah
Tags: , ,