Debat Pilkada Solo, Polisi Minta Pendukung Gibran & Bagyo Tak Datang

Debat Pilkada Solo, Polisi Minta Pendukung Gibran & Bagyo Tak Datang

Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, pagelaran debat pilkada Solo 2020 harus membuat beberapa penyesuaian. Salah satunya adalah soal para pendukung pasangan calon.

Seperti yang diketahui, pada hari Jumat (6/11/2020) mendatang, debat perdana akan digelar di The Sunan Hotel Solo dan diikuti oleh kedua pasangan yakni Gibran-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-Supardjo.

Namun, pendukung kedua paslon tersebut diminta untuk tidak hadir di lokasi acara dan dihimbau cukup melihat melalui siaran TV dan Youtube.

Pihak KPU, Bawaslu dan kepolisian telah sepakat mengenai hal tersebut.

Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak selaku Kapolresta Solo meminta kepada para pendukung kedua paslon untuk menyaksikan proses acara debat melalui layar kaca, yang disiarkan oleh stasiun tv swasta.

Ade juga menyampaikan bahwa sebaiknya para pendukung menyaksikan secara pribadi, dan tidak bergerombol dalam hal ini nonton bareng.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Tetap Bisa Nyoblos Saat Pilkada Berlangsung

Pada hari Rabu (4/11/2020) kemarin, Kapolresta Solo menuturkan, “Debat tersebut akan disiarkan secara live oleh TV dan dihimbau untuk massa pendukung bisa menyaksikan di TV rumah masing masing”.

Ia menambahkan, “Tidak disarankan untuk nobar, karena berpotensi menimbulkan kerumunan massa dan di tengah pandemi ini kerumunan massa sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 secara masif”.

Jika pas acara debat para pendukung tetap nekat datang ke lokasi acara, mereka akan dikenai beberapa tindakan, mulai dari peringatan, hingga pembubaran.

“Kalau terjadi di ring luar giat, Polri akan lakukan pembubaran kerumunan massa untuk cegah atau memutus mata rantai penyebaran covid di tengah pandemi,” kata Ade.

“Dan jika melawan, ada aturan pidana yg lebih keras yang akan kita terapkan, baik itu KUHP, UU Wabah Penyakit Menular maupun UU Kekarantinaan Kesehatan,” imbuh Kapolres.

Baca Juga:  Partai Gerindra Berkomitmen Target Kemenangan Untuk Gibran-Teguh 92 Persen

Selain dilarang datang ke lokasi debat, para pendukung pasangan calon juga dilarang melakukan aksi konvoi.

“Ini sesuai PKPU No 13 tahun 2020, Kita selalu berkoordinasi dengan Bawaslu untuk mengantisipasi ini”, jelas Ade.

Sebagai informasi, Polresta akan menyiapkan pengamanan yang ekstra saat debat Pilkada Solo 2020 nanti.

Kapolres menyebut setidaknya ada sebanyak 250 personel gabungan yang akan disiagakan saat gelaran debat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo mendatang.

Gabungan personel tersebut adalah dari Polresta Solo, TNI maupun Polda Jawa Tengah.

Incoming search terms:

  • debat pilkada wonogiri
Tags: , ,