Deretan Kisah-Kisah Aneh Yulianto “Si Jagal Kartasura”

Deretan Kisah-Kisah Aneh Yulianto "Si Jagal Kartasura"

Seperti yang sudah diberitakan, Yulianto yang berstatus terpidana mati saat ini masih berjuang untuk terhindar dari eksekusi. Upayanya yang terakhir adalah mengajukan peninjauan kembali atau PK ke Mahkamah Agung (MA). Pada bulan Juli 2020 lalu, PK itu diajukan.

Sebelumnya, peradilan kasus Yulianto sudah sampai tingkat kasasi di mana hakim MA menolak permohonan kasasi Yulianto.

Yulianto juga sudah pernah mengajukan grasi atau pengampunan kepada Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono namun ditolak. Alasannya, kasus pembunuhan Yulianto dilakukan secara terencana hingga tujuh kali.

Tak hanya soal itu, Yulianto si jagal dari Dukuh Kragilan, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo ini juga diyakini memiliki lebih dari ilmu kejawen.

Sutarto selaku mantan penasihat hukumnya menyampaikan beberapa kisah aneh selama mendampingi Yulianto hingga persidangan pada 2010-2011 lalu. Misal, pada Januari 2011 lalu saat rumahnya terbakar.

Baca Juga:  BPPTKG : Aktivitas Gunung Merapi Masih Meningkat

Yulianto sudah mengetahui kejadian tanpa ada yang memberi tahu dia yang saat itu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Solo.

Sutarto menuturkan, “Saat itu saya menemui Yulianto di Rutan untuk memberi tahu rumahnya terbakar. Tapi ternyata dia sudah tahu. Dia mengaku mendapat firasat rumahnya terbakar saat bermeditasi di dalam kamar tahanan Rutan Solo”.

Kepadanya, Yulianto saat itu mengatakan mendapat gambaran rumahnya terbakar besar dan dalam gambar tersebut api yang membakar rumahnya yakni berbentuk keris.

“Dia melihat api yang membakar rumahnya berwujud keris,” tambah Sutarto.

Kisah lain yang memperkuat dugaan Yulianto memiliki kemampuan di luar nalar yakni saat terpidana mati itu terlibat perkelahian dengan salah satu tahanan di Rutan Solo. Meski, Yulianto memiliki badan kecil namun dapat memenangkan perkelahian tersebut.

Insiden perkelahian itu bermula saat salah satu tahanan lama meminta Yulianto memijat dia, tetapi permintaan tersebut ditolak dan mereka terlibat cekcok dan berakhir perkelahian dan dimenangkan oleh Yulianto.

Baca Juga:  FX Rudy Kritik Rencana Proyek Triliunan Bajo, Apa Tanggapan Relawan Bajo?

Setelahnya, Yulianto pun disegani oleh tahanan lain di sel yang sama. Apalagi setelah para tahanan itu tahu bahwa Yulianto tersangkut kasus pembunuhan tujuh orang.

Tak tanggung-tanggung, salah satu korban Yulianto si jagal Kartasura adalah seorang anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan bernama Kopda Santoso. Fakta itu membuat tahanan lain kian segan pada Yulianto.

“Akhirnya selama beberapa bulan di Rutan Solo Yulianto diperlakukan seperti raja kecil oleh tahanan lain, di kamar selnya. Tidak ada yang berani mengganggu Yulianto. Padahal biasanya kalau tahanan baru kan seperti dipelonco,” imbuh Sutarto.

Incoming search terms:

  • Kisah jagal kartasura
  • Yulianto si jagal Kartasura
Tags: , ,