Di Dalam Rumah Risiko Tertular Corona 10 Kali Lebih Tinggi

Di Dalam Rumah Risiko Tertular Corona 10 Kali Lebih Tinggi

Penularan virus Covid-19 di dalam rumah 10 kali lebih besar dari penularan di luar rumah. Hal tersebut lantaran mayoritas masyarakat dalam satu rumah dihuni beberapa generasi.

Monika Nirmala -Penasihat Menteri Koordinator Kemartiminan dan Investasi- menyampaikan bahwa pemerintah mendorong daerah agar lebih banyak membangun tempat isolasi terpusat.

Pasalnya, isolasi mandiri di rumah dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19.

Dalam kunjungannya ke Sukoharjo pada hari Senin (19/10) lalu, Monika menuturkan, “Tradisi masyarakat kita kan satu rumah ditinggali multigenerasi. Mulai dari kakek hingga cucu. Dari orang dewasa sampai bayi”.

Menurutnya, penularan Covid-19 di dalam rumah 10 kali lebih tinggi dari penularan di luar rumah. Penularan orang dewasa di dalam rumah tiga kali lebih tinggi daripada kepada anak.

“Perbanyak membangun tempat isolasi terpusat. Seperti di Sukoharjo ini dikenal dengan rumah sehat Covid-19,” ujar Monika.

Di sisi lain, Yunia Wahdiyati selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo menjelaskan bahwa setidaknya sejak awal pandemi ada 20 klaster besar. Klaster ini menular dari lima sampai 32 orang. Sebagian besar yakni klaster keluarga.

Yunia mengatakan, “Dari 20 klaster besar, 18 klaster sudah berhenti. Namun, ada dua klaster yang masih berjalan. Yakni, klaster RSUD Karanganyar domisili Sukoharjo menular ke keluarga besarnya sekitar 12 orang dan klaster keluarga ASN Karanganyar menular ke lima orang”.

Terkait rumah sehat Covid-19, sampai saat ini selain merawat warga Sukoharjo, juga banyak merawat dari luar daerah. Banyak yang atas kesadaran diri meminta untuk melakukan isolasi di rumah sehat.

“Ada yang mau keluar kota, melakukan swab test. Hasilnya positif, tapi tidak berani pulang ke rumah, takut keluarganya tertular. Lalu menghubungi call center kami untuk minta dijemput. Ya kami rawat. Ada pula yang dari luar kota sudah positif, pulang ke Sukoharjo langsung masuk ke rumah sehat untuk isolasi, karena rumahnya tidak representatif untuk isolasi,” imbuh Yunia.

Tags: , ,