Di Karanganyar, Pembelajaran Tatap Muka Masih Terlarang

Di Karanganyar, Pembelajaran Tatap Muka Masih Terlarang

Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah Wilayah 6 masih memutuskan bahwa untuk pembelajaran tatap muka masih menjadi kegiatan terlarang di Karanganyar.

Suratno selaku Kepala Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6 menjelaskan bahwa saat ini SMA/SMK di Karanganyar belum diizinkan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

Pada hari Selasa (27/10/2020) lalu, pernyataan itu disampaikan seusai Suratno mengumpulkan kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar di Aula SMAN 1 Karanganyar.

Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar mengikuti sosialisasi tentang optimalisasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pembinaan karakter pada satuan pendidikan SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar.

Suratno menuturkan, “(PTM) dilarang. Masih mengikuti kebijakan provinsi yakni pembelajaran jarak jauh. Yang paling utama menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak”.

Ia juga menambahkan bahwa sekolah dilarang menyelenggarakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Pada Pilkada 2020, PDIP Targetkan Gibran Menang Dengan Persentase Tertinggi Se-Jateng

Pada situasi tertentu, sekolah boleh menyelenggarakan kegiatan dengan catatan mendapatkan izin dari Disdikbud Provinsi Jateng melalui Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6.

Suratno juga menjelaskan bahwa ada dua sekolah di wilayah 6 Kabupaten Wonogiri, yakni SMA N 2 Wonogiri dan SMK N 2 Wonogiri, menjadi proyek percontohan penyelenggaraan PTM di masa pandemi.

Salah satu pertimbangan yaitu zona Covid-19 di Kabupaten Wonogiri yang dinilai memenuhi syarat penyelenggaraan PTM. Kegiatan PTM tersebut nantinya akan diikuti 100-an siswa per hari.

Suratno menuturkan, “Percontohan. Tetapi ada sejumlah syarat harus dipenuhi. Diizinkan ketua satgas di daerah masing-masing dan orang tua juga mengizinkan dengan membuat surat pernyataan. Setelah berjalan akan dievaluasi. Kalau enggak ada masalah, kami tambahkan di kabupaten lain”.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Solo Ancam Tutup Mall Bila Tak Taat Prokes

Sementara itu, Tarsa -Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar- menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar rutin berkoordinasi dengan Cabang Disdikbud Jateng Wilayah 6 berkaitan dengan pembelajaran di masa pandemi.

Salah satunya adalah penerapan PTM maupun PJJ untuk SMA/SMK harus mengikuti regulasi di daerah.

Pada hari yang sama, Tarsa menjelaskan, “Kami secara tegas tetap melarang (PTM). Zona (Covid-19 di Kabupaten Karanganyar) masih belum aman. Kami ikuti aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya nyaman dan aman. Mereka (SMA/SMK) mau membuka sekolah (PTM) harus mengikuti regulasi di Kabupaten Karanganyar”.

Tags: , ,