Di Musim Penghujan, Karanganyar Waspadai Bencana Alam

Di Musim Penghujan, Karanganyar Waspadai Bencana Alam

Saat memasuki musim penghujan, Pemkab Karanganyar mengingatkan kepada masyarakat agar siap siaga terhadap bencana alam. Lantaran pada musim penghujan kali ini, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi datangnya La Nina.

Seperti yang diketahui, Kabupaten Karanganyar menjadi langganan bencana alam tanah longsor, angin ribut, pohon tumbang, dan banjir saat penghujan. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berupaya menekan dampak bencana.

Pada hari Rabu (7/10/2020) lalu, dilaksanakan apel tanggap bencana di lapangan Wira Satya Polres Karanganyar. Apel tersebut diikuti perwakilan dari anggota Polres Karanganyar, BPBD Kabupaten Karanganyar, Satpol PP, Unit Pemadam Kebakaran, Dishub Karanganyar, Tim SAR Karanganyar, dan sukarelawan di Kabupaten Karanganyar. Apel juga mengikutsertakan kendaraan dan peralatan pendukung penanggulangan bencana.

Baca Juga:  Pada Januari 2021, Pemkot Solo Pastikan Manahan Steril Dari Pedagang Demi Piala Dunia U-20

Dalam apel tersebut AKBP Leganek Mawardi -Kapolres Karanganyar- menjelaskan apel tanggap bencana untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana.

Kapolres menuturkan, “Sarana prasarana untuk mempercepat penanganan (bencana alam). Kami bersinergi melayani masyarakat untuk menanggulangi bencana. BMKG kan sudah memprediksi La Nina. Akhir-akhir ini angin cukup kencang sehingga butuh kesiap-siagaan teman-teman”.

Pihaknya mengatakan bahwa sukarelawan memiliki peran penting mendukung pemerintah menangani dampak bencana alam pada musim penghujan.

Ia berharap sukarelawan di Kabupaten Karanganyar membantu pemerintah mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tanda-tanda dari alam.

Ia juga menambahkan, “Sukarelawan gabungan ikut menangani bencana. Mereka ini peduli dengan alam dan bersama stakeholder menjaga daerah rawan bencana alam. Mereka garda terdepan penanganan bencana alam yang sewaktu-waktu datang. Sekarang sudah memasuki masa rawan”.

Baca Juga:  Rilis Single dan Video Klip Baru, Ariana Grande Jadi Presiden AS

Sementara itu, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar mengungkapan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana alam dan sukarelawan di Kabupaten Karanganyar sudah terlatih.

Bupati menuturkan, “Bencana alam di Karanganyar itu tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. Fungsi kami membantu menangani. Masyarakat sudah familiar, terlatih. Sukarelawan bergerak cepat, terlatih, dan jumlah banyak. Kalau ada pohon tumbang dalam hitungan menit dikeroyok bareng-bareng rampung. Itu koordinasi ada di BPBD”.

Pihaknya mengharapkan upaya Polres Karanganyar mengingatkan masyarakat waspada terhadap bencana alam saat musim penghujan dapat menekan dampak bencana alam. Berawal dimulai dari pengecekan kesiapan peralatan dan personel.

Tags: , ,