Dinas Kesehatan Solo Siapkan Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua

Dinas Kesehatan Solo Siapkan Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo telah menyiapkan penyuntikan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis kedua bagi sebanyak 10.620 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Solo.

Berdasarkan aturan, penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 adalah dilakukan setelah jangka waktu 14 hari dari penyuntikan pertama.

Untuk informasi, DKK Solo telah memulai proses suntik vaksin dosis pertama pada hari Kamis (14/1/2021) lalu.

Pada hari Selasa (19/1/2021), Siti Wahyuningsih selaku Kepala DKK Solo mengatakan, “Kami akan menyiapkan untuk penyuntikan vaksin dosis kedua dalam waktu dekat”.

Ning sapaan akrab Kepala DKK itu juga menyampaikan bahwa jarak antara suntikan vaksin Covid-19 pertama dan kedua dilakukan setelah 14 hari.

Seperti yang diketahui, bahwa saat ini sudah ada beberapa nakes yang sudah mendapatkan SMS Blast sebagai tanda vaksin Covid-19 dosis kedua akan dimulai.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Ning menambahkan, “Pada dosis pertama nakes juga mendapatkan SMS Blast. Mereka harus membalas SMS tersebut sebagai bentuk konformasi memilih tempat lokasi penyuntikan”.

Ia juga menjelaskan bahwa terkait lokasi penyuntikan vaksin corona dosis kedua juga sama dilakukan di 33 fasilitas kesehatan (faskes).

Pihaknya memastikan bahwa secara teknis vaksinasi tahap kedua tidak jauh berbeda dengan tahap pertama.

“Tidak ada yang berubah secara aturan dalam pemberian vaksinasi tahap kedua. Sebelum disuntik diperiksa tekanan darahnya terlebih dulu,” tuturnya.

Ning menuturkan bahwa vaksinasi terhadap 82 nakes di Solo terpaksa ditunda karena tekanan darah tinggi.

Nakes yang bersangkutan tersebut akan dijadwalkan ulang untuk penyuntikan dengan syarat kondisi tubuhnya sudah sehat.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

Ning menyampaikan, “Untuk dosis vaksin kedua kami masih menunggu dari Dinkes (Dinas Kesehatan) Provinsi Jateng”.

Tags: , ,