Disdik Solo Bantah Ada 2 Sekolah Tolak Vaksinasi

Disdik Solo Bantah Ada 2 Sekolah Tolak Vaksinasi

Etty Retnowati selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo menepis terkait adanya kabar guru di 2 sekolah tolak vaksinasi Covid-19.

Etty menyebut bahwa dua sekolah tersebut hanya terlambat menyerahkan laporan pelaksanaan soal vaksinasi.

Pada hari Jumat (16/4/2021), Etty mengatakan, “Ora enek (tidak ada) yang tidak mau divaksin tidak ada, kemarin belum memberikan laporan saja”.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa untuk mengetahui jumlah guru yang sudah divaksin maka diperlukan laporan.

Sampai dengan di hari terakhir, dua sekolah tersebut memang belum memberikan laporannya.

“Sampai detik terakhir laporan belum masuk, tapi (sekarang) laporannya sudah masuk. Ya sudah ada guru yang divaksin”, ungkapnya.

Dua sekolah yang terlambat memberikan laporan tersebut ada guru di tingkat sekolah dasar (SD).

Hanya saja pihaknya enggan mengungkapkan nama SD tersebut.

“Kemarin kan kita deadline untuk laporan harus sudah masuk jam berapa gitu, dan hari itu tidak masuk sampai kita laporkan kepada wali kota,” jelasnya.

Etty memastikan, tidak ada penolakan vaksin dari pihak sekolah. Mengingat, vaksin Covid-19 menjadi syarat untuk mengadakan pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya akan dimulai Juli nanti.

Maka dari itu, jika ada pihak sekolah yang menolak untuk divaksinasi maka tidak diizinkan menggelar PTM.

“Sudah clear semua, tidak ada yang tidak mau divaksin. Vaksin menjadi syarat, PTM,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkap guru di dua sekolah yang ada di wilayahnya menolak disuntik vaksin Corona atau Covid-19.

Gibran mengungkap terkait penolakan itu, Pemkot Solo akan melakukan edukasi.

“Dari laporan, ada dua sekolah yang gurunya masih kurang berkenan divaksin”, katanya.

Tags: , ,