Ditemukan Klaster Pedagang dan Keluarga, Pasar Sidoharjo Ditutup Sementara Per Senin 9 November 2020

Ditemukan Klaster Pedagang dan Keluarga, Pasar Sidoharjo Ditutup Sementara Per Senin 9 November 2020

Mulai hari ini, Senin (9/11/2020), pasar Sidoharjo bakal ditutup. Hal tersebut dilakukan lantaran ditemukannya klaster penyebaran Covid-19 dari pedagang pasar, yang kemudian merembet menjadi klaster keluarga pedagang.

Edy Santosa selaku Plt Bupati Wonogiri menyampaikan bahwa setelah ditemukan kasus klaster pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pasar Sidoharjo, rapat Satgas Penanganan Covid-19 Wonogiri pun digelar.

Pada hari Sabtu (7/11/2020) kemarin, Edy menuturkan, “Disepakati Pasar Sidoharjo tutup mulai Senin hingga Kamis (9-12/11) pekan depan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19”.

Kemudian pada hari ini, Senin (9/11/2020), pedagang diberi waktu untuk mengemasi barang dagangannya, semisal ada yang akan dibawa pulang dan pada Selasa (10/11/2020) besok, Pasar Sidoharjo sudah harus steril.

Edy menegaskan, “Wajib mengenakan masker, sebelum masuk area pasar cuci tangan dulu. Yang tidak memakai masker, ya pulang, tidak boleh masuk. Tim dari satgas juga bakal turun, kami beri sosialisasi kalau pasar mau ditutup. Saat ini juga sudah ada sosialisasi dari internal disperindag”.

Baca Juga:  Digelar 3 Desember 2020 Mendatang, Apa Beda Debat Kedua Gibran-Teguh Vs Bajo?

Tidak hanya bangunan pasar utama saja yang akan ditutup. Namun Pasar kayu, pasar hewan, dan terminal di sekitar pasar utama juga akan ditutup untuk sementara waktu.

Saat ditutup, petugas juga bakal mensterilkan pasar, termasuk menyemprot disinfektan di seluruh penjuru pasar.

Edy menjelaskan, “Para pedagang nanti juga akan kami swab semuanya. Ini untuk kenyamanan semuanya. Pedagang jumlahnya 500-an orang. Waktunya Senin di kantor Kecamatan Sidoharjo”.

Untuk informasi, awal mula ditemukan kasus terkonfirmasi positif di Pasar Sidoharjo yakni saat digelar polling tes pada Oktober lalu.

Pada saat itu, rapid test dan swab test dilakukan bagi lansia yang memiliki penyakit bawaan dan berisiko terpapar Covid-19.

Hingga ditemukanlah satu lansia asal Kecamatan Girimarto yang ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata yang bersangkutan yakni pedagang di Pasar Sidoharjo.

Penelusuran lebih lanjut pun dilakukan untuk mengetahui apakah ada pedagang lain yang juga terpapar Covid-19.

Baca Juga:  Meski Besaran UMK Solo 2021 Naik, Apindo dan Buruh Sama-Sama Kecewa

Hasilnya, diketahui ada tujuh pedagang di pasar tersebut yang positif Covid-19. Tiga orang anggota keluarga pedagang bahkan juga terpapar Covid-19.

Sementara itu, Adhi Dharma selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri menuturkan, “Ada yang dari Sidoharjo, Girimarto, dan Jatisrono juga beraktivitas di pasar. Awalnya cuma satu, dan akhirnya kami kembangkan”.

Para pedagang yang terpapar tersebut menjalani isolasi mandiri. Ada juga pedagang terkonfirmasi positif dan memiliki gejala yang dirawat di rumah sakit.

Adhi menambahkan bahwa penyebaran Covid-19 pedagang itu juga merembet menjadi klaster keluarga. Di mana anggota keluarga pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 ternyata juga terpapar.

Adhi menjelaskan, “Senin rencana dilakukan swab. Mereka harus menjalani isolasi sampai hasilnya keluar. Kalau terkonfirmasi positif ya berlanjut masa isolasinya. Kalau negatif ya selesai masa isolasinya, bisa beraktivitas”.

Tags: , ,