Dituduh Sepakat dengan China, Dirjen WHO Bantah AS

Dituduh Sepakat dengan China, Dirjen WHO Bantah AS

Tedros Adhanom Ghebreyesus -Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)- membantah tudingan Mike Pompeo -Menteri Luar Negeri AS- yang menuturkan bahwa Tedros Adhanom Ghebreyesus menggunakan jabatannya karena ada kepentingan kesepakatan dengan China.

Dalam konferensi pers harian, Dirjen WHO tersebut membatah dengan menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak dapat diterima atas dasar apapun dan tidak benar.

Tedros menekankan jika ia dan orang-orang di WHO ingin seluruh komunitas internasional tidak terganggung dengan pernyataan miring Pompeo.

Menurut pandanganya, politisasi pandemi Covid-19 hingga saat ini menjadi salah satu ancaman terbesar karena korbannya tak mengenal batas, ideologi, atau pilihan politik.

Mengutip dari Xinhua pada hari Kamis (23/7/2020) kemarin, Tedros mengatakan, “Saya sudah mengatakannya berkali-kali, saya mohon kepada semua negara agar bekerja sama. Politik dan keberpihakan telah memperburuk keadaan. Jadi, yang lebih penting adalah sains, solusi, dan solidaritas. Tapi saya ulangi, tuduhan itu tidak benar”.

Baca Juga:  Saat Bertemu Ojol, Pasangan Bajo Janjikan Pangkalan Berfasilitas Wifi Gratis

Senada dengan Tedros, Mike Ryan -Direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO- mendukung penyataan teman kerjanya tersebut.

Ryan menjelaskan, “Kami bekerja untuk menyelamatkan kehidupan. Kami berkomitmen untuk (melakukan) itu. Sebagai WHO, kami bangga. Kami akan melayani orang-orang yang rentan di dunia, terlepas dari apa yang dikatakan (pihak luar) tentang kami”

Selumnya, pada hari Selasa (21/7/2020) yang lalu, dalam sebuat rapat dengan anggota parlemen Inggris, Pampeo mengatakan bahwa WHO telah menjadi badan politik, dan menuduh bahwa keputusan yang dibuat dipengaruhi oleh kesepakatan antara Tedros dan China yang membantunya mendapatkan jabatan sebagai dirjen.

Dikutip dari Daily Telegraph, Pompeo menuturkan, “Ketika ada dorongan untuk mendorong, ketika itu benar-benar penting, korban meninggal ‘karena ada kesepakatan yang dibuat (antara Tedros dan China)”.

Tags: , ,