DKK Solo Terus Ajukan Permintaan Vaksin

DKK Solo Terus Ajukan Permintaan Vaksin

Untuk informasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo hingga pekan pertama di bulan Maret 2021 sudah menerima lebih dari 90.000 dosis vaksin Covid-19.

Namun, Pemkot terus mengajukan permintaan vaksin ke Pemprov Jateng.

Hal tersebut guna mempercepat capaian vaksinasi para pelayan publik, lansia), dan sebagian pelaku ekonomi.

Siti Wahyuningsih selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan vaksin saat ini masih aman.

Pada hari Minggu (7/2/2021) kemarin, Ning sapaan akrab Kepala DKK itu menuturkan, “Kalau mendapat tambahan kiriman, kami bisa memvaksin lebih banyak sasaran. Salah satunya untuk dosis kedua untuk warga lansia, asal ada jaminan kepastian dosis kedua lansia datang secara paralel”.

Baca Juga:  Digelar Hybrid dari Solo, IMF 2021 Usung Tema Kebhinekaan

Ia juga menyampaikan bahwa sasaran yang dijangkau lebih luas adalah pedagang pasar dan warga lansia.

Keduanya menjadi prioritas tahap kedua sesuai kebijakan terakhir Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti yang diketahui, pemulihan ekonomi menjadi prioritas sehingga pedagang pasar Solo menjadi salah satu sasaran pemberian dosis vaksin Covid-19 tahap kedua ini.

Berikutnya yakni para guru karena proses belajar mengajar segera dimulai.

“Guru kan belum mulai pembelajaran. Kalau Pak Wali (Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka) kemarin mau memulai pembelajaran tatap muka di tingkat SMA/SMK. Maka saya akan mendahulukan guru SMA SMK, baru jenjang di bawahnya,” terangnya.

Sementara untuk warga lansia, vaksinasinya masih terus berjalan sampai pekan ini.

Baca Juga:  Digelar Hybrid dari Solo, IMF 2021 Usung Tema Kebhinekaan

Ning juga mengakui pendataan warga lansia memiliki banyak kekurangan, salah satunya link pendaftaran yang tak bisa membatasi jumlah kuota pada satu fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).

Akibatnya, layanan vaksinasi dua rumah sakit (RS) sempat membeludak.

Dua rumah sakit itu adalah RSUD Bung Karno (RSBK) dan RSUD dr Moewardi Solo (RSDM).

“Pada Kamis (4/3/2021), RSBK dan RSDM membeludak karena pada memilih hari yang sama. Sistem kami tidak bisa mengunci, padahal kuota masih terbatas. Harapan kami, jujur, kalau asli Solo ya mendaftar vaksin di Solo, agar tepat sasaran”, ungkapnya.

Tags: , ,