DPRD Karanganyar Monitoring Pembangunan Masjid Agung

DPRD Karanganyar Monitoring Pembangunan Masjid Agung

Pelaksanaan terkait pembangunan Masjid Agung Karanganyar mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD Karanganyar.

Supriyanto selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD Karanganyar menjelaskan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan Masjid Agung itu bersumber dari anggaran daerah dengan nilai mencapai angkap Rp 101 miliar dengan proses pembangunan multiyears mulai 2019 hingga 2021.

Dana senilai Rp 101 miliar itu meliputi untuk konsultan manajemen konstruksi, konsultan perencanaan dan pembangunan fisik.

Pada hari Kamis (18/2/2021) kemarin, Supriyanto mengatakan, “Kami harap itu uang dari masyarakat bisa digunakan sebaik-baiknya sesuai spesifikasi dan aturan yang berlaku”.

Ia juga menambahkan bahwa sisa waktu pengerjaan pembangunan masjid menyisakan sekitar 10 bulan.

Dengan waktu tersebut, Supriyanto merasa optimis bahwa proses pembangunan masjid kebanggaan warga Karanganyar itu akan selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Baca Juga:  Proyek Masjid Kado Pangeran Arab Belum Mulai, Ini Penjelasan Gibran

Selain itu, pihaknya juga memberi beberapa catatan khusus kepada kontraktor terkait pembangunan Masjid Agung tersebut.

Antara lain yakni, dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja masih ada pekerja yang tidak mengenakan sepatu saat berada di area proyek, spesifikasi membran payung buatan Jerman yang hanya bergaransi tujuh tahun dan soal drainase.

“Kami harap ada data lebih valid dan detail (spesifikasi) Juga soal drainase,” ujarnya.

“Jangan sampai kedepannya drainase Masjid Agung bermasalah,” tegasnya.

Sementara itu, Asihno Purwadi selaku Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya DPUPR Karanganyar menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan Masjid Agung mencapai 10 persen.

Asihno menuturkan, “Saat ini mencapai 10 persen. Lantai dasar sudah. Kolom lantai satu juga sudah”.

Baca Juga:  Rutan Klas IA Solo Digeledah, Petugas Temukan Sajam dan HP

Diberitakan sebelumnya, proses pembangunan tersebut sempat tertunda selama satu tahun anggaran.

Namun pada hari Rabu (18/11/2020) lalu, dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar menandai bahwa pembangunan dimulai.

Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar juga menjelaskan bahwa proses pembangunan masjid ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, dikerjakan dengan hati-hati dan kesungguhan, tepat waktu dan kualitas.

Menurutnya, pada tahun 2019 lalu Pemkab Karanganyar bersama DPRD telah sepakat untuk membangun Masjid Agung senilai Rp 101 miliar.

Anggaran tersebut sesuai dengan peringatan HUT Karanganyar yang ke 101.

Tags: , ,