Eks Anggota DPR RI Irgan Chairul Mahfiz Ditahan KPK

Eks Anggota DPR RI Irgan Chairul Mahfiz Ditahan KPK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini kembali menahan seorang tersangka Irgan Chairul Mahfiz (ICM). Irgan merupakan mantan Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Republik Indonesia.

Yang bersangkutan (Irgan Chairul Mahfiz) sebelumnya diketahui merupakan politikus senior Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP).

Pantauan wartawan, tersangka Irgan tampak terlihat keluar dari ruangan pemeriksaan KPK mengenakan rompi tahanan warna oranye dengan tangan terborgol pada sekitar pukul 16:45 WIB.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar bersama Deputi Penindakan KPK Karyoto saat ini sedang menggelar acara jumpa pers terkait penahanan tersangka Irgan pada sekitar pukul 17:00 WIB.

“Penyidik KPK telah menetapkan ICM (Irgan Chairul Mahfiz) sebagai tersangka dan telah menahan yang bersangkutan,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menggelar konferensi pers di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga:  KPK Tangkap 17 Orang Dalam Rombongan Menteri KKP Edhy Prabowo

Sementara itu sebelumnya, Irgan beberapa kali pernah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka YP (Yaya Purnomo) mantan penjabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia.

Penahanan tersangka Irgan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Alokasi Khusus (DAK) yang menyeret terpidana Yaya Purnomo dan mantan Anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono.

Pengembangan kemudian mengarah kepada sejumlah Anggota DPR RI, pejabat Kemenkeu dan pejabat/kepala daerah lainnya. Dugaan pengembangan perkara ini terjadi setelah tim penyidik KPK sempat menggeledah tiga lokasi terkait kasus ini.

Tiga lokasi itu yakni, kediaman Puji Suhartono, di Graha Raya Bintaro, rumah dinas anggota DPR fraksi PAN yang diduga dihuni Sukiman di Kalibata dan Apartemen milik tenaga ahli anggota DPR fraksi PAN di Kalibata City.

Baca Juga:  KPK Setorkan Uang Pengganti Rp 2,365 Miliar dari Eks Pejabat Dinas PUPR Muara Enim

Dari apartemen tenaga ahli anggota DPR fraksi PAN, tim menyita satu unit mobil jenis Toyota Camry. Kemudian dari kediaman Puji Suhartono, tim menyita uang sebesar Rp 1,4 miliar dalam pecahan Dolar Singapura (SGD). Sedangkan dari rumah dinas anggota DPR fraksi PAN, KPK hanya menyita dokumen.

KPK mendalami dugaan sejumlah barang bukti tambahan hasil penggeledahan ‎yang masih berkaitan dengan kasus ini. Nantinya, bukti tambahan tersebut besar kemungkinan bisa mengarah kepada pengembangan perkara.

Tags: , ,