Enam Anak Jalanan Diciduk Satpol PP Karanganyar

Enam Anak Jalanan Diciduk Satpol PP Karanganyar

Pada hari Kamis (22/10/2020) kemarin, Satpol PP Karanganyar kembali menciduk enam orang anak jalanan (anjal) yang dianggap meresahkan masyarakat di dua lokasi terpisah.

Enam orang anjal itu kemudian langsung diamankan di Kantor Satpol PP Karanganyar untuk dibina dan diberi hukuman untuk memberikan efek jera.

Rona Wijayani -Banpol PP Karanganyar- menyampaikan bahwa diamankannya enam orang anjal tersebut yakni di lokasi lampu merah 413 dan Ringroad Sroyo.

Enam orang anja itu ditangkap karena melanggar Perda nomor 26 tahun 2015 terkait larangan beraktivitas di jalan raya yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo menjelaskan, “Jadi penangkapan tadi bukan karena aduan masyarakat. Memang kami saat patroli menemukan mereka sedang beraktivitas yang berpotensi mengganggu. Tiga orang di lampu merah 413 menjajakan layanan bersih-bersih menggunakan kemoceng dan tiga lainnya di Ringroad Sroyo anak jalanan yang mengamen,” ujarnya.

Rona juga menambahkan bahwa saat ditemukan enam anak jalanan tersebut langsung dibawa menggunakan mobil patroli ke Kantor Satpol PP Karanganyar untuk dibina.

Mereka dihukum push up dan bersih-bersih lingkungan lalu diminta mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka.

“Tapi tadi ada satu yang kakinya sakit diperban. Untuk kemanusiaan satu orang itu tidak kami hukum dan hanya membuat surat pernyataan saja,” tutur Rona.

Menurutnya, mengenai tindakan tersebut, apabila keenam anak jalanan tersebut di kemudian hari terjaring kembali saat patroli maka akan diberikan tindakan yang lebih tegas.

Anak jalanan yang pernah diciduk Satpol PP akan disanksi tipiring sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti ada pendataan. Kalau memang sebelumnya sudah pernah terjaring dan mengulangi kesalahan yang sama ya sanksinya tipiring. Nanti di pengadilan urusannya,” tandasnya.

Tags: , ,