Erick Thohir : Masker Harus Jadi Tren Untuk Cegah Corona

Eric Thohir : Penggunaan Masker Harus Jadi Trend

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di hadapan tenaga medis dan sukarelawan Covid-19 mengatakan bahwa penggunaan masker harus menjadi tren. Orang Indonesia umumnya akan mengikuti tren sehingga saran mengenakan masker bisa bekerja.

Dia mengatakan, jangan biarkan peningkatan jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia terus berlanjut, terutama ketika vaksin belum ditemukan, yang diperkirakan cukup lama.

Selain itu, dia juga tidak ingin mengulangi apa yang telah terjadi. Presiden Brasil Jair Bolsonaro dinyatakan positif terkena Covid-19. Karena dia tidak mau memakai masker dan tidak menjaga jarak dengan orang-orang di sekitarnya.

“Brazil yang ga maksud apa-apa. Presiden menolak pake masker, tidak jaga jarak, beliau nya kena [Covid-19],” kata Erick, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga:  Covid-19 Solo Tambah 28 dan Satu Orang Meninggal

“Tren-tren masker keren. Masyarakat kita seneng begitunya. Awareness harus ciptakan tren. Ini bukan gaya-gayaan tapi ini realitas masyarakat kita. Karena pola pikirnya maunya ngetren. Kalau dibikin tren bisa jalan,” papar dia.

Adapun Presiden Brasil dinyatakan positif terjangkit virus corona baru penyebab Covid-19. Hal itu diungkapkan langsung oleh Bolsonaro dalam sebuah wawancara televisi dari kediamannya di Brasilia, Selasa (7/7/2020) waktu setempat.

“Hasil tes telah keluar dan hasilnya positif,” ujarnya.

Kendati demikian, Bolsonaro mengaku dalam kondisi sehat dan hanya memiliki gejala ringan. Ia pun mengaku meminum hydroxychloroquine dan azithromycin untuk mengobat penyakit tersebut.

Sekadar informasi, hydroxychloroquine merupakan obat yang biasanya digunakan mengobati malaria dan lupus. Sedangkan Azithromycin adalah antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati pneumonia.

Baca Juga:  Gelar Webinar Nasional Pilkada Berintegritas 2020, KPK Ingatkan Kasus Tahun Politik

Sejak awal Covid-19 mewabah, Bolsonaro sering menganggap penyakit ini sebagai sesuatu yang tidak serius. Dia menyebut Covid-19 “flu ringan” dan sering melanggar aturan social distancing di depan umum dan tidak menggunakan masker.

Bahkan pada Sabtu (7/7/2020), Bolsonaro menerbitkan foto di jejaring sosial. Dia tampak tidak mengenakan masker saat makan siang dengan duta besar Amerika Serikat dan beberapa menteri dalam rangka peringatan ulang tahun kemerdekaan Amerika Serikat, yang dirayakan setiap 4 Juli.

Tags: , , ,