Fatwa MUI Sebut Vaksinasi Tak Batalkan Puasa Ramadhan

Fatwa MUI Sebut Vaksinasi Tak Batalkan Puasa Ramadhan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait vaksin Covid-19. MUI menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di siang hari saat bulan Ramadhan tak membatalkan puasa.

Dalam keterangan pers resminya pada hari Rabu (17/3/2021), Asrorun Niam Sholeh selaku Ketua Bidang Fatwa MUI mengatakan, “Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa”.

Namun, MUI juga merekomendasikan agar pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadhan tetap memperhatikan keadaan umat Islam yang tengah menjalankan puasa.

Penyuntikan vaksin di siang hari saat bulan Ramadhan diperbolehkan, dengan catatan tidak menimbulkan bahaya.

“Hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar),” tambah Asrorun.

Bila khawatir timbul efek samping pasca vaksinasi karena kondisi yang lemah saat berpuasa, maka MUI menyarankan agar penyuntikan dilakukan pada malam hari.

Fatwa tersebut diharapkan menjadi panduan bagi umat Islam agar dapat melaksanakan ibadah puasa sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Ini sebagai panduan bagi umat Islam agar dapat menjalankan puasa Ramadhan dengan memenuhi kaidah keagamaan dan pada saat yang sama dapat mendukung upaya mewujudkan herd immunity dengan program vaksinasi Covid-19 secara masif”, katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Jawa Tengah Kiai Ahmad Darodji mendukung fatwa itu. Ia menyebut, selama vaksinasi tidak melalui lubang di tubuh, maka tidak membatalkan puasa.

“Yang membatalkan puasa itu, kalau kita memasukkan sesuatu lewat lubang (di tubuh) yang sudah ada. Misal, makan minum, atau memasukkan obat lewat dubur. Bukan dicoblos dengan jarum”.

Ia menyebutkan, vaksinasi merupakan program berkesinambungan dan terukur secara medis. Selain itu, vaksinasi pun bisa dilakukan pada saat malam. Yang jelas, kapan pun pelaksanaannya, harus memperhatikan kondisi orang yang akan divaksinasi.

Tags: , ,