FFP dan VAR Tidak Konsisten Menurut Mourinho

FFP dan VAR Tidak Konsisten Menurut Mourinho

Jose Mourinho tidak hanya mengkritik aturan Financial Fair Play (FFP) yang menurutnya tidak konsisten. VAR pun juga terkena semprot manajer Tottenham Hotspur.
Menyusul pembebasan Manchester City dari sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim, setelah memenangkan banding di CAS, publik marah pada sikap UEFA.

UEFA dianggap tidak sepenuhnya menerapkan aturan FFP, yang mengharuskan klub mandiri untuk mencari pendapatan dan pendanaan tidak boleh merah. Paris Saint-Germain dan Manchester City yang telah secara terbuka melanggar bisa lolos begitu saja.

Publik yakin bahwa City dan PSG “main belakang” dengan UEFA dan mungkin juga dengan CAS dalam hal sanksi. Mourinho, salah satu manajer yang vokal mengkritik keputusan CAS tersebut.

Baca Juga:  Karena Dukung Trump, Chris Pratt Dijuluki “Chris Terburuk” oleh Netizen

Menurut Mourinho, tidak ada gunanya menerapkan FFP jika penegakannya masih selektif. Tidak hanya FFP yang dikritik oleh Mourinho, tetapi juga VAR (Video Assistant Referee) yang penerapannya di lapangan masih banyak kesalahan.

Akibatnya, banyak keputusan aneh yang dikeluarkan oleh VAR dan kadang-kadang wasit tidak ingin melihat tayangan ulang sendiri, hanya mengobrol dengan wasit keempat. Tottenham Hotspur, baru-baru ini dilatih oleh Mourinho, sering dirugikan oleh VAR.

“Opini saya berubah karena keputusan yang dibuat (soal FFP). Konsistensi itu sangat penting untuk saya,” ujar Mourinho di Sportskeeda.

“Saya tidak paham soal penalti di laga Juventus-Atalanta, handball itu menurut pelatih Atalanta cuma bisa dihindari kalau tangan pemainnya dipotong. Lalu keesokan harinya, ada insiden serupa tapi tidak dihukum penalti,” sambungnya.

Baca Juga:  Uni Emirat Arab Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

“Saya suka konsistensi, ketenangan. Saya tidak senang keragu-raguan. Inilah yang mengganggu saya. Seperti halnya VAR, pendapat saya tidak berubah. Beberapa tahun lalu saya suka konsepsnya – saya memang saya.”

“Yang saya tidak suka itu cuma interpretasinya saja. Ketika saya berpikir FFP harusnya dihentikan saja, itu bukan karena saya tidak sepakat dengan prinsip dari FFP, saya tidak setuju dengan sirkus di dalamnya. Jadi lebih baik biarkan saja sirkusnya, biarkan orang-orang menikmati, orang datang dan pergi, ada yang tetap menonton pertunjukkan badut. Biarkan orang-orang bebas menikmatinya,” tutup Jose Mourinho.

Tags: , , , , ,