Fleet, Fitur Story Ala Twitter Diluncurkan

Platform media sosial Twitter rupaya siap bersaing dengan platform keluarga Facebook (Facebook, WhatsApp, Instagram) dengan merilis fitur Fleet, sebuah firtur serupa dengan Story dimana pengguna dapat menggunggah sebuah postingan yang bersifat sementara.

Melansir dari situs nbcnews.com, Design Director Twitter, Joshua Harris dan Product Manager dari platform, Sam Haveson, mengatakan bahwa peluncuran fitur ini merespon dari banyaknya permintaan pengguna yang menginginkan platform adu kicauan pendapat ini untuk lebih fleksibel, khususnya dalam hal unggahan.

“Supaya pengguna lebih nyaman, kami (Twitter) telah mengupayakan cara yang lebih ringan bagi setiap pengguna untuk membagikan isu-isu yang sedang hangat dibicarakan dan yang sedang terjadi. Hari ini, kami meluncurkan Fleet sehingga setiap pengguna dapat dengan mudah saling berkomunikasi dengan cara yang baru, cara ‘Fleet’ (waktu yang pendek/bersifat sementara)”, begitu pernyataan resmi yang tertulis dari Joshua dan Sam mewakili Twitter dari situs nbcnews.com.

Fitur Fleet ini berada di bagian atas aplikasi dalam bentuk seperti gelembung, mirip dengan fitur Story di Facebook, WhatsApp dan Instagram pada umumnya. Saat pengguna mengunggah sesuatu, unggahan ini akan bertahan selama 24 jam dan kemudian menghilang secara otomatis serta tidak bisa diakses lagi.

Pengguna juga bisa merespon setiap unggahan Fleet, seperti merespon unggahan di fitur Story di platform keluarga Facebook pada umumnya. Terkait kesamaan fitur dengan yang dimiliki keluarga Facebook, pihak Twitter secara resmi mengakui kesamaan fitur baru ini dalam hal fungsionalitasnya secara keseluruhan.

Munculnya fitur baru ini menjadi trending di Twitter dan direspon oleh para Tweeps (sebutan pengguna Twitter). Pengguna dengan nama @mikhael_jufri meuliskan “KAGET!! ADA TWITTER STORY” diikuti dengan emo terkejut serta screenshot yang meperlihatkan fitur Fleet.

Kemudian ada nama akun Nisbilaaa yang menuliskan “Twitter Story enak kali ya.. what do you think #Akupengen” dan ada @ZhumrotulM yang seakan menolak keberadaan fitur Fleet ini dengan menulis “Please, gw ga suka ada Twitter story. Like, WHAT FOR? IT’S TWITTER!!!”

Fitur semacam Story ini pertama kali dipelopori oleh platform Snapchat dan kemudian diadaptasi oleh Instagram yang merupakan keluarga dari Facebook dan kemudian diikuti oleh platform lainnya. Platform Story ini juga ada di layanan berbagi video, YouTube.

Tags: , ,