FX Rudy Nilai Program PPKM Efektif Tekan Penularan Covid-19

FX Rudy Nilai Program PPKM Efektif Tekan Penularan Covid-19

FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo menilai bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap II yang ditambah dengan gerakan ” Jateng di Rumah Saja” efektif dalam menekan penularan virus Covid-19.

Pada hari Senin (8/2/2021) kemarin, Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo itu menuturkan, “PPKM kedua sekarang tingkat kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi, tingkat kepaparannya bisa turun”.

Rudy juga menyebut bahwa angka penambahan kasus Covid-19 harian di Solo pada hari Minggu (7/2/2021) lalu tercatat ada sebanyak 30 kasus.

Sementara untuk jumlah angka kesembuhan pasien Covid-19 di hari yang sama, tercatat ada sekitar 80 orang.

Rudy menjelaskan, “Hari Sabtu (6/2/2021) yang terpapar Covid-19 ada 15 orang. Kemudian yang sembuh ada 119 orang”.

Baca Juga:  Proyek Revitalisasi Jembatan Mojo Sudah Dimulai, Hanya Kendaraan Roda 2 yang Bisa Lewat

Untuk informasi, PPKM Jawa-Bali Tahap II telah berakhir pada hari Senin (8/2/2021) kemarin, dan selanjutnya akan digantikan dengan PPKM berbasis mikro.

Terkait dengan kebijakan PPKM berbasis mikro, pihaknya menerangkan bahwa akan mulai menerapkannya pada hari Selasa (9/2/2021) pukul 00.00 WIB.

PPKM mikro yang diterapkan di Solo berdasarkan kategori zonasi merah.

Jika terdapat lebih dari 10 rumah di satu RT yang terpapar Covid-19 akan langsung ditutup (lockdown) akses keluar masuknya selama 14 hari.

Rudy menyampaikan, “Pemerintah langsung kirim logistik untuk selama 14 hari. Seperti waktu dulu lockdown di Joyotakan”.

Ia akan kembali menerbitkan surat edaran (SE) Wali Kota sebagai dasar dari penerapan PPKM mikro.

Baca Juga:  Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Hampir Selesai, Kapan Peresmiannya?

“SE-nya kita buatkan berlakunya tanggal 9 Februari 2021. Nanti kalau satu RT terpapar 10 rumah, kalau satu RT isinya 50 rumah. Jadi 50 rumah itu tidak boleh keluar masuk RT,” imbuhnya.

Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terpapar virus Covid-19.

Tags: , ,