Ganjar Sebut Jateng Akan Tambah 520 Tempat Isolasi dan 104 ICU

Ganjar Sebut Jateng Akan Tambah 520 Tempat Isolasi dan 104 ICU

Sebagai langkah penanganan kasus Covid-19 di Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan menambah sekitar 10 kamar isolasi dan 2 Intensive Care Unit (ICU) di tiap rumah sakit milik pemerintah.

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah mengatakan bahwa total penambahan ada sekitar 520 kamar isolasi dan 104 ICU.

Penambahan tersebut diperkirakan akan selesai sekitar satu hingga dua minggu ke depan.

Ganjar menuturkan, “Kita buat arisan ICU satu sampai dua minggu ke depan. Di masing-masing rumah sakit dua ICU jadi ada sekitar 104 ICU dan untuk tempat tidur ada penambahan 520 tempat tidur”.

Ganjar mengaku, kasus Covid-19 di Jawa Tengah mengalami lonjakan kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Tercatat, pada minggu ke 44 ada tambahan sebanyak 2319 kasus, minggu ke 45 naik menjadi 3903 kasus dan minggu ke 46 sekitar 3646 kasus.

Baca Juga:  Klaster Perkantoran Solo Berpotensi Muncul Lagi

Ganjar menjelaskan, “Tinggi sekali, baca di koran serem. Itu karena ada data delay, juga hasil tesnya makin bagus. Jadi kalau banyak tes, bisa juga banyak tambahan. Tapi ini ada trend menurun, dan semoga terus turun”.

Selain berupaya untuk menambah kamar isolasi dan ICU, pihaknya juga akan melakukan antisipasi kegiatan keagamaan dan akhir tahun.

Ganjar meminta Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendata dan melaporkan semua agenda kegiatan.

Ia menyampaikan, “Kita menyiapkan skenario karena mau akhir tahun. Ada yang banyak merayakan kegiatan keagamaan seperti maulid nabi, natal dan juga malam tahun baru. Kita semua minta seluruh kabupaten/kota untuk mendata dan melaporkan agenda kegiatan”.

Menurut Ganjar, dengan mendata dan melaporkan setiap agenda kegiatan akan lebih mudah untuk mengantisipasi.

Baca Juga:  KPK Periksa 9 Saksi Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta

“Kabupaten/kota tolong dilaporkan biar kita bisa antisipasi”, terangnya.

Ia juga meminta untuk program Jogo Tonggo bisa diaktifkan secara optimal kembali.

Hal tersebut dilakukan karena tingginya kasus Covid-19 di klaster keluarga.

“Jogo Tonggo kembali diaktifkan, kita minta bantuan PKK, Posyandu dan kades kita minta untuk berjalan”, katanya.

Sementara itu, Yulianto Prabowo -Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah- menjelaskan bahwa sampai saat ini okupansi rumah sakit masih tergolong aman.

Tetapi, pihaknya akan melakukan penambahan tempat tidur isolasi dan ICU.

Yulianto mangatakan, “Fluktuatif naik-turun per hari, sampai saat ini masih aman. Tapi sesuai arahan Pak Gubernur tadi, kita akan menambah ICU maupun tempat isolasi. Memang belum mengkhawatirkan tapi itu (penambahan) penting”.

Tags: , ,