Gedung Baru, Biaya PMB di UMS Naik 2,6 Persen

Biaya uang gedung dan Sistem Kredit Semester (SKS) pada pendaftaran mahasiswa baru (PMB) Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) untuk periode tahun akademik 2021/2022 dinaikan hingga 2,6 persen.

Presentase itu menyusut separu. Pada PMB di tahun-tahun sebelumnya, kenaikan biaya mencapai 5 persen.

Rektor UMS Sofyan Anif mengatakan, pengurangan nilai kenaikan biaya ini adalah salah satu kepedulian kampus atas situasi pandemi Covid-19 yang berimbas kepada perekonomian masyarakat

“Dinaikkan hanya untuk menutup inflasi, yakni 2,5% dari biaya tahun sebelumnya. Jadi kalau dihitung-hitung sama saja tidak naik. Karena ini untuk menutup inflasi,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Rektor menambahkan, sebagai kampus yang mahasiswanya memiliki kemampuan ekonomi beragam, UMS tidak semata-mata mencari keuntungan atas kenaikan uang gedung dan uang SKS itu.

Baca Juga:  Keraton Solo Menggelar Kirab Gunungan Sekaten Solo, Sabtu 8 Oktober 2022

“Kenaikan 2,5 persen kalau dihitung inflasi sebenarnya masih minus, tapi kalau tidak dinaikan, kerugian yang dialami akan berlipat. Semoga tetap barokah dan manfaat,” imbuh Sofyan.

Selain itu, UMS juga telah membantu memberikan dispensasi perpanjangan biaya SPP bagi keluarga mahasiswa yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

UMS juga memiliki beberapa program beasiswa yang bisa diikuti oleh calon mahasiswa maupun yang sudah jadi mahasiswa.

Rektor optimistis, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan animo masyarakat untuk mendaftar di kampus milik persyarikatan Muhammadiyah ini.

“Hal ini sudah terbukti PMB tahun lalu (2019/2020)jumlah pendaftar justru meningkat,” ujar Rektor.

Tags: , ,