Gegara Covid-19, Kucing dan Anjing di Semarang Terlantar

Gegara Covid-19, Kucing dan Anjing di Semarang Terlantar

Pandemi virus Corona tak hanya berdampak pada manusia saja, ternyata juga berimbas pada hewan peliharaan di Semarang.

Lantaran pemiliknya di-PHK dari pekerjaannya, banyak anjing maupun kucing ikut terlantar dan diserahkan ke komunitas pecinta hewan.

Hal tersebut dikatakan oleh Ananta selaku Ketua Paw Family Semarang. Selama pandemi Corona ini ada lima kasus pemilik yang menyerahkan hewan peliharaannya karena tidak memiliki pekerjaan.

Pada hari Kamis (5/11/2020) lalu, Ananta menuturkan, “Selama pandemi ini bertambah (yang diselamatkan) tidak cuma kasus anjing jalanan, tapi ada beberapa orang menghibahkan. Yang kami tangani selama pandemi ada 5, karena tidak mampu memelihara akibat di-PHK”.

Pihaknya menerangkan bahwa para pemilik tersebut sebenarnya merasa berat melepaskan hewan peliharaan, tetapi kondisilah yang memaksa mereka melakukannya.

Baca Juga:  Tingkat Kunjungan Mal Fluktuatif, Pengelola Berharap Pemkot Bisa Tinjau Ulang SE

Ananta jugamengaku bahwa tidak sembarangan menerima hewan tersebut karena mengecek betul kondisi pemilik hewan itu.

Ia menjelaskan, “Ada juga pemulung yang sayang sama binatang, tapi karena pandemi mereka merelakan. Mereka sayang tapi tetap kasihkan anjingnya. Kita juga tidak sembarangan”.

Sebagai dog lover, ia dan rekan-rekannya sudah mengevakuasi banyak anjing yang terlantar atau disiksa.

Hingga saat ini, penyelamatan tidak hanya anjing tapi juga untuk kucing.

Jumlah yang ditemukan turut meningkat di pandemi Covid-19 ini, bahkan sudah ada 60 hewan yang ditempatkan di tempat penampungan miliknya. Di sisi lain, ada juga yang dititipkan di rumah para anggotanya.

“Kendala ada 1 shelter namanya hope. Terbatas dan sudah full 60 ekor, urgent untuk adopter. Rumah kami juga mulai penuh. Selama pandemi ini kita rescue anjing dan kucing sekitar 30 ekor”, terangnya.

Baca Juga:  Jika Vaksin Corona Sudah Didistribusikan ke Solo, FX Rudy Akan Memprioritaskan Untuk Nakes

Ia bahkan mengaku sulit untuk menolak permintaan penyelamatan hewan sehingga jumlah penghuni di shelter-nya terus bertambah. Ananta menyebut bahwa sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk penyelamatan hewan ini.

“Beberapa kami minta bantuan Pemkot, dikasih nomor pribadi Wali Kota, dibantu sampe finish. Kasusnya penyiksaan hewan, tahun ini. Kami berharap dari Pemkot bisa berikan wadah dan fasilitas, bisa bikinkan shelter,” imbuhnya.

Tags: , ,