Gibran Tak Bisa Jadi Capres dan Cawapres di Pilpres 2024

Gibran Tak Bisa Jadi Capres dan Cawapres di Pilpres 2021

Jika berdasarkan pada Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) menyebutkan, usia minimal 40 tahun sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka kelahiran Surakarta 1 Oktober 1987 alias berusia 33 tahun saat ini.

Sehingga, pada tahun 2024, usia Gibran baru sekitar 37 tahun.

Melansir Suara.com, Muhammad Hanif selaku Deputi Sekretariat Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mengatakan, “Kalau sesuai Undang-Undang Pemilu yang lama, Gibran tetap enggak bisa maju, kecuali tahun 2022 ada pembahasan Undang-Undang Pemilu dan mengubah usia minimum pencalonan menjadi 35 tahun”.

Seperti yang diketahui, syarat usia capres dan cawapres berdasarkan ketentuan Pasal 169 huruf q UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu adalah minimal 40 tahun.

Maka dari itu, Gibran bisa maju di Pilpres mendatang jika syarat usia capres dan cawapres itu diubah dalam revisi UU Pemilu.

Baca Juga:  6 Tim Pengurai Kerumunan Akan Jaga Pelantikan Gibran

Hanif menambahkan, “Iya (kecuali diubah), karena tahun ini (katanya) tidak ada pembahasan, pasti pembahasannya di tahun selanjutnya, soalnya bagaimanapun juga UU Pemilu (dan UU Pilkada) harus direvisi agar bisa selaras penjadwalan tahapannya, kalau tidak direvisi di tahun 2024 akan saling bentrok tahapannya”.

Menurutnya, usia minimal 40 tahun sebagai salah satu syarat capres dan cawapres dalam Undang-undang Pemilu itu pas, tetapi belum ideal.

“Untuk menjadi presiden dan wapres, mungkin pertimbangannya pada usia ini seseorang sudah mapan secara ekonomi dan emosional. Tentu risikonya akan menghambat pemimpin-pemimpin muda yang di bawah umur 40 tahun, yang ternyata mereka secara ekonomi dan emosional sudah mapan,” ujar Hanif.

“Tinggal bagaimana pembuat undang-undang mengambil keputusan yang mana, apa sesuai kebutuhan atau sesuai kepentingan,” tandasnya.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran: Jabatan adalah amanah

Diberitakan sebelumnya, ramai beredar kabar yang menyebut bahwa Gibran Rakabuming Raka sedang mempersiapkan diri untuk maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Terkait hal tersebut, Gibran pun angkat bicara.

Sosok yang memenangi pemilihan Wali Kota Solo bersama Teguh Prakosa itu pun menegasakan bahwa isu mengenai Pilkada DKI tersebut adalah hoax atau bohong.

Pada hari Minggu (14/2/2021) kemarin, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengatakan, “Saya saja belum dilantik (menjadi Wali Kota Solo), sudah mau ke Jakarta”.

Menurutnya, isu-isu semacam itu memang kerap kali muncul di ranah politik.

Sebagai pendatang baru di dunia perpolitikan, dirinya merasa harus siap untuk menghadapi kemunculan isu semacam itu.

Tags: , ,