Gibran Tanggapi Soal Seruan Jokowi Benci Produk Asing

Gibran Tanggapi Soal Seruan Jokowi Benci Produk Asing

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta program bangga buatan Indonesia terus didukung instansi seperti Kementerian Perdagangan (Kemendag). Caranya dengan membuat kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional.

Sehingga, kata Jokowi, nantinya masyarakat bisa lebih mencintai produk Indonesia dibandingkan produk impor.

Apalagi, Indonesia yang memiliki penduduk lebih dari 270 juta jiwa dan harusnya menjadi konsumen yang paling loyal terhadap produk dalam negeri.

Tak hanya menggaungkan tentang cinta produk lokal, ajakan ke masyarakat yang perlu digaungkan juga membuat mereka mulai meninggalkan bahkan diibaratkan membenci produk impor.

Hal tersebut mendapat tanggapan oleh Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo.

Baca Juga:  Tak Hanya Ketemu Gibran, Anindya Bakrie Juga Pantau Seleksi Pemain Persis Solo

Gibran optimistis bahwa produk lokal buatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu bersaing dengan produk luar negeri yang diimpor ke Indonesia.

Saat mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah berkunjung ke Balai Latihan Kerja (BLK) Surakarta di Solo, Rabu (10/3/2021), Gibran mengatakan, “Produk-produk lokal kita ini bagus-bagus semua, kita lihat alumni BLK ada yang bisa bikin jamu, menggabungkan jamu dengan kopi, selain itu juga produk-produk fashion-nya”.

Saat disinggng terkait seruan Jokowi untuk benci produk asing, menurut Gibran sebetulnya produk buatan anak negeri sudah cukup baik untuk bersaing dengan produk luar.

“Cuma perlu intervensi dari pemerintah masalah ‘branding‘ dan ‘packaging‘. Akan segera kami lakukan termasuk pendampingan UMKM, semuanya nanti kami dampingi. Saya yakin produk kita sangat bisa bersaing dengan produk luar”, ungkapnya.

Baca Juga:  Soal Lanjutan Proyek Masjid Sriwedari, Ini Penjelasan Gibran

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo juga akan mendorong semakin banyaknya co-working space.

“Nanti perbanyak lagi, ruang -ruang seperti inovation room, co-working space, inkubasi, accelerator, dan public space untuk anak-anak muda,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot terus mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya dengan mempercepat vaksinasi untuk memastikan masyarakat lebih terlindungi dari Covid-19 sehingga aktivitas bisa kembali pulih.

Tags: , ,