Guru Di Solo Dicopot Jabatannya karena Jadi Istri Kedua, Ini Respon Gibran

Guru Di Solo Dicopot Jabatannya karena Jadi Istri Kedua, Ini Respon Gibran

Diberitakan sebelumnya, lantaran menjalin hubungan dengan suami orang, seorang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Solo dicopot dari jabatannya.

Pencopotan dilakukan dalam sidang di Balai Kota Solo, pada hari Rabu (28/4/2021). Sidang dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Kepala Inspektorat dan Kepala Dinas Pendidikan, serta Bagian Hukum Setda Solo.

Kabid Pembinaan Kesejahteraan dan Kinerja BKPPD Solo, Siti Handayani, mengatakan guru SMP itu dicopot dari jabatannya sesuai PP 53/2010 tentang Disiplin PNS. Dalam aturan itu menyebut bahwa seorang ASN perempuan tidak diperbolehkan menjadi istri kedua.

Pada hari Rabu (28/4/2021), Siti menuturkan, “Pelanggaran berat di antaranya tidak boleh melakukan pernikahan siri, seorang perempuan PNS nggak boleh jadi istri ke-2, ke-3, dan ke-4. Itu hukumannya berat, pembebasan dari jabatan”.

Dengan sanksi berat ini, ASN tersebut tidak lagi mengajar. Dia kini hanya menjadi staf di jajaran Pemkot Solo.

Mengetahui hal tersebut, Gibran Rakabuming Raka selaku Wali Kota Solo turut angkat bicara.

Orang nomor satu di Solo itu mengingatkan hal tersebut termasuk pelanggaran berat yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Siapapun yang terbukti melanggar akan ditindak tegas.

Pada hari Kamis (29/4/2021) kemarin, Gibran menuturkan, “Kan sudah ada hukumannya. Jangan melakukan hal-hal seperti itu. Kita akan tindak tegas”.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut juga mengingatkan agar ASN selalu bekerja secara profesional.

Sanksi tegas ini diberikan agar memberi efek jera, baik untuk yang bersangkutan maupun kepada ASN lain.

“Kita kerja profesional saja. Itu untuk shock therapy agar tidak ditiru ASN lain”, tegas Gibran.

Tags: , ,