Harga Minyak Minggu Ini Tidak Kompak

Harga Minyak Minggu Ini Tidak Kompak

Harga minyak dunia belum bergerak kompak minggu ini. Untuk jenis brent, harganya masih naik, tetapi jenis light sweet sebenarnya malah turun.

Sepanjang minggu ini, harga minyak Brent naik 1,03% dan bertahan di atas US $ 40 / barel. Sementara jenis light sweet turun 0,19%, meskipun harganya masih bisa di atas US $ 40 / barel.

Sentimen positif dan negatif berarti bahwa pergerakan harga si emas hitam Seperti dilanda kegalauan. Kita mulai dengan kabar baiknya dulu.

International Energy Agency (IEA) dalam laporan edisi Juli 2020 memperkirakan bahwa permintaan global untuk minyak pada 2020 akan menjadi 92,1 juta barel / hari. Naik 400.000 barel / hari dibandingkan dengan proyeksi yang dibuat bulan lalu.

Baca Juga:  Sri Mulyani: Omnibus Law Dapat Gerakkan Investasi

Pelonggaran pembatasan sosial (social distancing) di sejumlah negara membuat aktivitas masyarakat meningkat. Sementara di sisi lain, negara-negara OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi hingga lebih dari 9 juta barel/hari. Peningkatan permintaan di tengah penurunan pasokan menyebabkan sentimen positif bagi harga minyak.

Namun di sisi lain, dan ini menyebabkan harga light sweet turun, stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) membukukan kenaikan. Pada pekan yang berakhir 3 Juli, stok minyak Negeri Paman Sam tercatat 539,19 juta bare/hari, naik dibandingkan pekan sebelumnya yaitu 533,53 juta barel/hari.

Minyak yang diproduksi AS adalah jenis light sweet. Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 300 juta jiwa, produksi minyak di Negeri Adidaya sebagian besar terpakai untuk kebutuhan domestik.

Baca Juga:  YouTube Siap Garap Fitur E-Commerce

Jadi meskipun Amerika Serikat adalah produsen minyak terbesar di dunia, tetapi sebagian besar produksinya tidak dialihkan ke pasar dunia, habis digunakan sendiri. Inilah yang membuat harga light sweet drop bahkan jika brent masih bisa tumbuh.

Tags: , ,