Harga Sapi Di Klaten Naik 14% Jelang Hari Raya Qurban

Harga Sapi Diklaten Naik 14% Jelang Hari Raya Qurban

Harga beli sapi hewan kurban sudah mendekati harga tertinggi menjelang Hari Raya Iduladha 1441 H. Saat ini, harga hewan sapi kurban di pasaran Kabupaten Klaten, Jawa Tengah seharga Rp20 juta per ekor.

Berdasarkan dari sumber informasi dari wartawan, hewan kurban yang dijual di pasaran harus memiliki fisik yang sehat dan tidak cacat. Hal itu dapat diketahui dari kondisi fisik gigi, mata, kaki, bulu, dan lainnya.

Dilihat dari usia, hewan ternak sapi yang dijadikan sebagai hewan kurban biasanya sudah di atas dua tahun.

Salah satu pedagang hewan sapi kurban di Pasar Hewan Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Haryanto, mengatakan seekor sapi dibanderol seharga Rp17,5% sebelum menjelang Hari Raya Iduladha. Sekarang, harga seekor sapi naik sekitar 14,2% menjadi seharga Rp20 juta.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2020, Polda Jateng Fokus Pada 2 Kabupaten Soloraya

“Sebelum momentum Hari Raya Idul Adha, harga sapi [minimal usia dua tahun] senilai Rp16 juta hingga Rp17,5 juta per ekor. Menjelang Idul Adha Tahun 2020, harganya melonjak senilai Rp20 juta. Ini sudah mendekati angka tertinggi. Semakin mendekati Hari Raya Idul Adha biasanya semakin melonjak. Tapi paling cepat senilai Rp21 juta per ekornya,” kata Haryanto saat ditemui wartawan, Hari Selasa (14/7/2020).

Hal yang sama dijelaskan pedagang hewan kurban sekaligus pengepul hewan kurban di Jatinom, Suryono. Harga beli sapi di Klaten sebagai hewan kurban rata-rata senilai Rp20 juta per ekor.

“Saat H-7 Idul Adha, biasanya akan naik lagi. Tapi, kenaikannya tak terlalu signifikan. Di kisaran Rp1 juta [angka kenaikannya],” katanya.

Baca Juga:  Bhayangkara Solo FC Bermarkas di Stadion Manahan, Impian Wahyu Tri Nugroho Kembali ke Solo Terwujud

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti, mengatakan daya beli masyarakat menjelang Iduladha di tengah pandemi Covid-19 mengalami penurunan. DPKPP Klaten tetap mengawasi perdagangan hewan kurban di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Klaten.

“Kami perlu cek ke lokasi. Hasilnya, tidak ada antraks atau pun penyakit lainnya. Kegiatan pemantauan ini dilakukan guna memberikan rasa aman kepada konsumen. Di sini, kami tegaskan hewan sapi sebagai hewan kurban tak perlu di-swab,” tutupnya

Tags: , , ,