Harga Tanaman Janda Bolong Selangit, Peneliti LIPI Sebut Tidak Masuk Akal

Harga Tanaman Janda Bolong Selangit, Peneliti Lipi Sebut Tidak Masuk Akal

Di masa pandemi Covid-19, tanaman Monstera adansonii atau yang dikenal dengan nama janda bolong menjadi tanaman primadona.

Tak ragu-ragu, para pecinta tanaman hias rela merogoh kocek hingga mencapai Rp 100 juta hanya untuk membeli tanaman janda bolong yang dihargai Rp 15 juta per daunnya.

Tetapi, Yuzammi -peneliti sistematik dan taksonomi LIPI- menilai bahwa harga janda bolong tidak masuk akal.

Ia menilai masyarakat salah kaprah menganggap bahwa tanaman janda bolong sebagai tanaman yang langka, tanaman tersebut bisa didapatkan dengan mudah.

Yuzammi menuturkan, “Harga ini sudah enggak masuk logika lagi. Perlu saya garis bawahi di sini bahwa masyarakat jangan sampai terkecoh dengan tanaman janda bolong ini. Monstera adansonii bukan lah termasuk tanaman langka, hanya banyak digunakan sebagai tanaman hias karena bentuknya daunnya yang unik yaitu bolong-bolong”.

Baca Juga:  Pada Januari 2021, Pemkot Solo Pastikan Manahan Steril Dari Pedagang Demi Piala Dunia U-20

Ia juga menjelaskan bahwa janda bolong dan tanaman Monstera pada umumnya dapat dengan mudah dikembangbiakkan karena tergolong sebagai tanaman yang merambat.

Memperbanyak daun janda bolong dapat dilakukan dengan cara stek batang dan ditanam kembali di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

Menurutnya, fenomena tanaman janda bolong yang mahal disebabkan lantaran beberapa hal seperti nama tanaman yang sensasional, bentuk yang unik, dan masyarakat yang sedang gemar berkebun di rumah selama pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Situasi inilah yang dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk mencari keuntungan.

“Ini sering dimanfaatkan oleh para pialang untuk mendapatkan keuntungan. Masyarakat kita seharusnya sudah bisa lebih cerdas dalam melihat suatu fenomena. Saya melihat ini adalah suatu permainan dengan memanfaatkan kebiasaan masyarakat kita yang suka ikut-ikutan,” tambahnya.

Baca Juga:  KPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Suap Wali Kota Tasikmalaya

Yuzammi menegaskan bahwa pada 2007 peristiwa serupa pernah terjadi saat tanaman Anthurium yang dikenal dengan ‘gelombang cinta’ terkenal di pasaran. Para pejabat dan artis papan atas yang memiliki tanaman ini membuat harganya melambung tinggi.

Sebenarnya ada salah satu tanaman monstera yang terbilang langka dan mirip dengan janda bolong. Tanaman itu adalah Monstera obliqua.

“Nah, ini (Monstera obliqua) baru mahal, karena termasuk tanaman langka, bentuknya sangat mirip sekali (dengan janda bolong),” ujar Yuzammi.

Bentuknya hampir serupa, tapi M. adansonii dan M. obliqua memiliki sejumlah perbedaan yang spesifik.

Tags: , ,