Hingga Hari ke 12 PPKM, Angka Covid-19 Koto Solo Masih Fluktuatif

Hingga Hari ke 12 PPKM, Angka Covid-19 Koto Solo Masih Fluktuatif

Sampai dengan hari ke 12 pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Solo, angka Covid di Kota Bengawan masih tercatat fluktuatif.

Pada hari Jumat (22/1/2021) kemarin, sebanyak 89 warga Solo dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Angkat tersebut naik jika dibandingkan dengan hari Kamis (21/1/2021) sebelumnya, dimana angka yang tercatat adalah sebanyak 56 kasus.

Ahyani selaku Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo menyampaikan bahwa tambahan kasus masih didominasi oleh proses tracing sebelumnya.

Ahyani menjelaskan, “Masih dari tracing, list-nya Bu Ning (Kepala DKK) yang masih di-swab dan belum di-swab masih banyak”.

“Jadi masih fluktuatif”, katanya lagi.

Baca Juga:  Sedang Trend Penggunaan Tali Masker, Ini Bahayanya

Selain tambahan sebanyak 56 kasus tersebut, pada hari yang sama, sebanyak 6 warga Solo juga dinyatakan meninggal akibat terpapar virus yang pertama kali menyebar di Wuhan, China itu.

Hal tersebut membuat angka kumulatif pasien positif di Kota Solo kini telah menembus angka 7.505 kasus selama adanya pandemi sejak kasus awal Maret 2020 silam.

Perinciannya adalah sebanyak 4.706 orang dinyatakan sembuh, 2.144 orang menjalani karantina, 303 orang dirawat dan sebanyak 352 orang dinyatakan meninggal dunia.

Ahyani menilai bahwa selama pemberlakuan PSBB, dampak pengurangan angka positif covid-19 masih belum signifikan.

“Hasilnya belum tampak signifikan,” ujarnya.

“Memang ini sudah di bawah 100 tapi masih tinggi, dan yang meninggal masih diatas 4,” tambahnya lagi.

Baca Juga:  Solo Disebut Jadi Kota dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Terkait PPKM, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan mengikuti instruksi terkait memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku akan tetap mengikuti keputusan tersebut. Namun, dia mengatakan akan tetap melakukan evaluasi PPKM yang telah dilaksanakan ini.

Rudy, sapaan akrabnya, menambahkan akan membuat surat edaran baru terkait PPKM.

Dalam menyusun SE baru, pihaknya akan turut mengundang pelaku usaha, baik warung makan, warung, restoran, angkringan dan tempat hiburan malam.

Tags: , ,